Kamis, 14 Mei 2015

GODDAMMIT, ARUS REVOIR!! [Fanart Fail]

Gua mau pengakuan sebentar.

Pengakuan ini harusnya dibuat di Kreajinatif, but fuck it, let's do this here.

...Tantangan terbesar aku saat membuat fanart FantasTeen Absolute Zero adalah bagian dimana aku terlalu sering gambar sesuatu yang sifatnya 'Moe', sehingga aku tidak sadar menggambar cowok superunyu.

Tidak terkecuali pria berumur yang sudah berkerja di penerbitan di tahun 2089 dan harusnya digambar dengan serius.

SUMPAH. MOE ABIS, SAMPAI AKU ULANG 5 KALI CUMA BUAT GAMBAR WAJAHNYA DOANG.

Ini fail trial pertama :

Failures :
1. Lack of colors (bisa dilihat itu wajah kurang berdimensi)
2. Moe (matanya terlalu besar dan imut buat ukuran cowok)
3. Failed lineart (enuff said)
4. HOW THE F*** TO DRAW CAMERA?!! GODDAMMIT, I NEVER DRAW A CAMERA BEFORE!!
5. Ah, lupakanlah. Aku mau bahas idung tapi ya...

Yang tidak terlihat :
1. Clothes. Gila, polos abis
2. Aku gak tau mau diapain lagi.
3. Yaudah, itu aja.


Terus, aku coba bikin lagi (serius), soalnya aku yang namanya suka sama karakter yang satu ini suka banget. Kalau aja Tom Rowley agak manis dikit dan belum beristri *ohokbhokchokedblahblah* gua udah jatuh cinta juga.

...Aku baru jatuh cinta sama 4 karakter novel (1 cewek 3 cowok, 2 punya Ziggy dan 2-nya lagi dari novel Fauzi) tapi aku enggak pernah segila sama Arus Revoir. Pengakuanku selesai.

Yah, belum selesai sih. Failure kedua, here we go!!

Ah, stroberi.
Ini cewek ato cowok sih?

I can't resist to draw him blush after this. And goddammit, I should stop drawing girls.

Manis abis sumpaaaaaahhhh~ AKU MAU GIGIT JADINYA!! *gigit sampe ancur* MALU-MALUIN, KOK GAMBAR COWOK JADINYA CEWEK SIH?!

Ahem.

Then, I started to draw something [spolerific ones], yang menyanngkutpautkan [Spoiler tag] tiga orang yang mati di cerita ini dan cara mereka mati. Jadi, Redas ada lobang di kepala kayak si Ro...rose...itulah. Dan juga, Amanda yang mati ditembak punggungnya pas kabur. Tiga orang. [Spoiler Tag ends] Jadi, Arus Revoir dan ketiga temannya itu berdiri di balkon yang menghadap kota yang mulai moderen di tahun 2089, Arus ngelihat langit dan tiga temannya itu, dengan epic ngelihat ke arahnya, antara tertawa dan sedih gituuuu~

Aku berhenti pas ngeliat hasil warna aku di wajah Arus karena proporsinya off...

...DAN MASIH KELIATAN CEWEK
*tablefliping moment*

*anger*

Maaf terlalu banyak curcol dan janji. Aku kurang berbakat emang.

Nih, ambil gambar potrait Arus Revoir yang gagal karena matanya kegedean kayak Disney Princess
And he (or she) pretty as hell
Gua mau latihan gambar cowok lagi. Biar gak Bishounen.

Rohie Out.

[Reference] Variasi Phobia dan Ketakutan Untuk Karaktermu!

Because brave characters are too mainstream, you can add some spice and make them perfect.

Rasa takut, selain menjadi bahan karakterisasi yang bagus, bisa menjadi penambah konflik, penambah rasa karakter, juga membuatnya semakin menarik! Tidak tahu rasa takut pada apa yang bisa kalian tambahkan? Jangan khawatir, Rohaluss disini akan memberi kalian ide!

Eh, harusnya ini di TI, ya?

Biarlah.

1. DIABAIKAN / DITINGGAL
Rasa takut akan diabaikan atau ditinggal akan membuat karaktermu berusaha sekuat tenaga untuk mendapat perhatian besar. Juga, rasa takut akan diabaikan bisa membuat karaktermu lebih rentan terhadap rasa kesepian, iri, dan juga rasa stress.

2. AMNESIA
Orang-orang yang takut akan kehilangan ingatannya adalah orang yang merasa ia adalah orang paling bahagia di dunia. Atau sebaliknya, ingatannya yang indah sangat berharga baginya karena ia sedih. Bagaimana orang yang phobia amnesia akan bertingkah?

3. JADI ORTU
Aw, but my character is going to marry someone! So what. Yang penting sekarang ada konfliknya!

4. JADI JAHAT
Phobia jadi orang jahat lebih menyeramkan daripada phobia orang jahat. Coba pikirkan sifat negatif yang didapatkan orang saat ia takut dirinya akan menjadi orang yang kejam.

5. SENDIRIAN
Because fear of jones is being popular lately.

6. PETIR
Karena petir membunuh.

7. KESETRUM
Karena kesetrum bisa berbahaya, bahkan menganggap listrik itu amat sangat berbahaya, dan segalanya dianggap berbahayaaaaaa.....

8. DISENTUH
Gwaaaaah!! JANGAN MENDEKAT!! JANGAN SENTUH AKU!!!

9. TAKUT DITATAP
And I've been suffering this for 4 years. How weird is that? Kadang aku masih berpikir bahwa orang-orang yang menatapku ingin membunuhku. Yah, paronia tingkat luar bi(n)asa. Sekarang sih udah enggak. Syukurlah.

10. TAKUT TIDAK MEMILIKI TEMAN
...

Tambahkan phobia kalian di bawah kalau kalian nyuri...eh, ngambil dari sini, biar yang lain bisa terinspirasi juga!

Rohie out.

Jumat, 01 Mei 2015

Curcol Seputar First Reader

Gak ada angin, gak ada ujan, eh tiba-tiba perkejaanku berkurang satu.

Tiba-tiba saja, Wheza bilang kalau dia nemu First Reader.

Entah mau gimana bilangnya. Rasanya agak... gimana gitu. Antara seneng dia bisa nemu Reader yang enggak terlalu kritis kayak Iruhan, juga sedih enggak bisa ngasih masukan lagi sebelum novel dia terbit.

Bagus, sih, aku turut senang dia menemukan First Reader yang bukan Iruhan. *cough* Maaf Iru-kun. Aku jujur. *cough* Iru udah selevel boncabe level neraka. Kritik pedesnya cukup untuk mem-bombardir satu fandom. Cukup untuk membuat buku rating biasa di FantasTeen jeblok. Percayalah, novelku pernah gak maju sebulan karena dia, saking parahnya critical comment dari dia.

Sebagai pembaca yang mengamati perkembangan penulis, Wheza adalah salah satu yang paling aku perhatikan. (Posisi pertama di atas Tessia dan Akbar) Cara menulisnya masih menggunakan imajinasi, jadi kalau dia diberi FR yang sama denganku, yang punya masalah 'rasa takut', dia malah akan terkekang.

*tepok pundak Wheza* Aku ngerti kok. Tenang aja. Keputusanmu sudah tepat.

...dan buat Iru! *gampar pundak* *pukul wajah* YOU KNOW YOUR PROBLEM, SON.

***

Ahem. Lalu, ada lagi, aku. Support yang kubutuhkan saat menulis berbeda jauh dengan kedua Writing-Pals ini.

Wheza, seperti yang ku-mention di atas, membutuhkan freedom menulis dan menggila dengan dunianya...

Sementara itu, Iruhan...yang butuh perencanaan matang, dan support dari Tropes dan kawan-kawannya untuk membuatnya waras, juga dosis dari Rant buku FantasTeen, plus FikFanIndo, plus- *slaps*

Aku adalah penderita rasa takut berlebih. Meskipun mulutku terus berkata, "Ah, cuma ditolak dua kali". Namun tetap saja, setiap kali aku mencoba menulis lagi, aku merasa takut hal sama akan terulang. Ada istilah "Kamu tidak bisa membohongi dirimu sendiri", dan itu memang benar. Berkali-kali aku bilang, 'tidak apa-apa', namun tanganku dan kepalaku sadar bahwa aku sedang berbohong.

Jujur, aku bahkan pernah berkata "Aku berhenti. Aku tidak bisa."

Tambahannya, sih, emang terlalu positif, "Baik, mungkin aku tidak bisa. Tapi aku tahu aku pernah menulis. Aku tahu hal yang membuatku gagal dan apa yang penulis lain harus perbaiki. Aku akan melanjutkan Tulisan Imajinasi. Toh, kalau aku bukan penulis, tidak berbakat, aku akan membantu penulis masa depan begitu."

Sampai aku bertemu dengan penulis yang iseng komentar di blog super-gaje ini.

Dia orang pertama yang membuatku mulai menulis lagi. Orang pertama yang membuatku mulai menulis kembali, orang yang membuatku semangat menulis kembali, dan akhirnya, saat naskahku selesai, muncul masalah baru.

Aku betul-betul takut ditolak. Lagi.

Aku berani sumpah aku cuma nulis 3 sampai 5 chapter setelah selesainya novelku. Ada 13 cerita yang tak terselesaikan. Ada kisah yang absurd abis (Java Underground, contohnya, berpetualang dengan Sangkuriang dan Nyi Roro Kidul. Astaga) sampai yang epic (Illeriane Stories), juga yang worldbuilding-nya terencana (Stole Your Friends, judulnya astaga abis). Tapi aku enggak berani.

Then, there is him.

Seorang teman dengan pengetahuan menulis yang luar biasa, yang berhasil mengoreksi kesalahanku, dan membuatku lebih percaya diri mengirim naskah. Dia memberiku banyak masukan, cara dan teknik dalam menciptakan intrinsik cerita yang kompleks, dan juga, yang terpenting, mengurangi rasa takutku.

***

Kalian tidak butuh semua bantuan yang ada.

Kadang, First Reader yang kamu dapatkan hanya akan menyeretmu, menahanmu untuk menulis lebih lanjut.

So, yep. Dah. Sampai nanti kawan. Curcol? BIARIN. YANG PENTING MINTZZZZ.

Jumat, 17 April 2015

CerMinDar : Weekly Event By DarMizan Ternyata...

*facepalm* Plis deh, jangan bikin aku kaget lagi.

Tiba-tiba, ajaib, meneketengteng dan secara mendadak, FantasTeen dan PBC menyelenggarakan lomba yang disebut dan diberi hashtag #CerMinDar atau singkatan dari Cerita Mini Dar Mizan (sepertinya). Aku seneng bisa ikutan secara tenang karena aku menggunakan facebook-ku yang terbuka untuk banyak orang yang mau nge-add. Bukan yang pake nama asli.

(Yeah, so, you can add my new account, dan jika seandainya kalian tahu nama asliku, please keep that secret.)

Back to the point CerMinDar...

Masalahnya, banyak orang yang seenak hati seenak dengkul *wat* nulis tidak sesuai ketentuan yang telah ditetapkan di FP FantasTeen atau/dan PBC. Ya ampun, kalian ini!

Alhamdulillah aku diingetin Iruhan! *ehloh*


Oke, jadi, apa saja yang dilanggar? Apa aja ya...

Kesalahan yang paling banyak yang kulihat adalah kesalahan teknis. Peraturannya tertulis bahwa : Cerita tidak boleh lebih dari 20 kata. 20 KATA ITU SEDIKIT (iya, ini Rohaluss juga ngerti kok) dan kalau pake twitter, enggak boleh bersambung. Cuma boleh 1 tweet yang berkisar antara 140 huruf.

Lha, ada yang nulis lebih dari dua puluh kata.

Ada yang malah curcol (tapi itu enggak masalah. Justru menarik)

Hm....



Kalian tahu tidak, kalau ternyata chalange yang ditulis oleh Dar Mizan ini bisa membantu kalian dalam menulis plot?

20 kata adalah batas yang amat-sangat kecil untuk merangkai ide sepadat mungkin sehingga 20 kata bisa membuat pembaca merasa penasaran. Merasa bahwa kisah ini walau pendek membuatmu tersenyum lebar...

...dan jika digunakan dengan benar, ini bisa menjadi sebuah plot kisah baru!

Dua puluh kata yang kau tulis di sana bisa dikembangkan menjadi kisah yang lebih panjang. Ini agak mirip dengan plotting dengan cara snowflake, hanya saja lebih... lucu. Lebih keren juga, sih. Setidaknya, satu kata, jadi satu kalimat, jadi sebuah ide dan bisa jadi novel baru.

Oke, siapa yang ikut tantangan Dar Mizan disini, angkat tangannya!!

Rohie mau ambil kertas dulu sambil re-read Absolute Zero-nya Fauzi. Ciao!!

Selasa, 07 April 2015

Kalimat Inspiratif (Untuk Membuat Novel)

Kalian bayangkan karakter kalian mengatakan kalimat ini di tengah cerita :


1. Gimana aku gak marah? Kau baru saja memakan kueku setelah menghilang selama tiga tahun! Itu kue stroberi kesukaanku!!

2. Berhenti mengelus kelinci percobaan itu, nak.

3. Ya ampun, rasanya kayak baru ditabrak mobil... eh, beneran? Dan itu mobilmu?

4. Lihat, kan?! Pulau langit itu nyata!! Sekarang, bayar lima dolar.

5. ...Eh, tadi kamu bilang kenapa aku harus membunuhnya? Maaf, aku tidak mendengarkan.

6. Ah! Kucing itu mencuri dompetku!

7. Ini udah kesepuluh kalinya makhluk itu muncul minggu ini, sialan.

8. Woy. Lagian, siapa juga yang butuh klorofom jam dua belas malam?

9. Ehm, sebaiknya kau pakai baju dulu sebelum berbicara. Mau pinjam punyaku?

10. Dengar. Aku menemukan jendela terbuka dan aku harus masuk sebelum mereka menangkapku. Tolong jangan panggil polis... sialan.

11. Lompat aja kali. Kalau sakit, ya... yaudah, sih.

12. Kau tahu apa yang lebih sakit daripada itu? Senpai did not notice me at all....

13. Meong! Meeeong!! MEO- maaf.

14. Hei, aku berusaha untuk berkomunikasi dengannya! Diam sebentar!


Segitu aja episode bonus inspiration (dialog) drafts. BYE!!

Selasa, 31 Maret 2015

Ah, Yes, About The Fanart...

Aku tidak tahu berapa lama kalian menunggu Fanart Absolute Zero dan The Mysterious Murder yang kujanjikan.

Insya allah, bulan April ini atau bulan depannya, Mei (Ulang tahun Rohie! Wooo!).

April aku lagi mau fokus NaNoWriMo Camp. Ada yang ikutan juga? Rohie-tan, Wheza-kun dan Iru-kun (wait, aku ketularan Weaboo-nya) ikut dalam acara menulis dalam sebulan penuh ini. Apa dia akan ikut? Hm... Wheza suka lupa tanggal dan Iru-kun sudah mengatakan bahwa dia hanya akan ikut setengah jalan. Do'a kan aku semuanya!!

And, for concept, aku akan coba :

1. Absolute Zero
Arus Revoir, dengan kamera di tangan, bersembunyi di balik gedung, agak melirik. Mungkin hal yang paling berkesan dari kisah ini (selain kematiannya) adalah kisah seorang wartawan yang mengoyak tabir kebohongan media massa.

(seriously, tho, aku sebenarnya bingung karena Fauzi. FantasTeen itu novel remaja, kan? Kalau kalian gali novel ini lebih dalam... spoilers 'Kisahnya tentang konspirasi media massa, perang global, penipuan rakyat menggunakan media... ini novel temanya berat abis')

2. Mysterious Murder
Aku ingin menggambarkan pria perenggut jantung. Itu aja, sih. Mungkin sambil menunduk, menatap tajam yang melihat dengan mata yang warnanya kontras.


That's it. Kalau eksekusinya gagal, yaudah, deh. Aku udah capek. Dadah, semuanya! Rohie mau tidur sejenak sambil nulis novel...

Rabu, 25 Maret 2015

Mengkhawatirkan Skill Bahasa Inggris...

Tiba-tiba aja, blog ini diisi sesuatu yang serius bukan main. Haha. Enggak, ini emang serius. Harusnya tempat ini diisi update buku FantasTeen dan perjalanan seorang Rohie alias Rohaluss untuk menulis sebuah novel.

Tapi aku harus nulis ini. Harus.

Dimulai dari mana, ya?

Ah, kejadian itu aja, deh. Biar gak garing cerita di blog ini.

Aku adalah salah satu dari sekian banyak orang di sekolahku yang bisa menggambar dengan lumayan bagus. Kalian harus catat itu.

Hari itu, kami disuruh duduk, dengan kakak kelas dan teman sekelas digabung dalam satu kelompok berjumlah minimal 5 orang. Aku duduk bersama dua kakak kelasku. Sayangnya, aku angkatan kedua, jadi belum ada adik kelas.

Sang guru ini menyuruh kami menulis dua kelebihan dan satu kekurangan teman dan kakak kelas yang satu kelompok denganku. Sampai sekarang masih bagus, ya. Dalam bahasa inggris. Oke, tidak masalah.

Kami mulai menulis! Sret-sret-sret...

Lalu, kita disuruh membaca apa kelebihan dan kekurangan yang ditulis kakak kelas dan teman sekelasku. Sebenarnya, tidak mengejutkan kalau mereka menulis 'lack of social'-blablabla dan yang paling parah, 'Always go alone, sit and do nothing, until everyone thinks you are weird'. Eh.. Hei... yang bener aja...

Tapi yang paling parah, ada dua orang (DUA, mind you) yang nulis kelebihanku itu 'A good drawer'.

Drawer.

Drawer.

Bukan artist, bukan illustrator, tapi DRAWER. Bentar, kawan. Sejak kapan aku berubah menjadi LACI?! And to top of it, teman-teman sekelasku enggak ada yang ngaku itu tulisannya!

Berarti... kakak kelas, you don't...


Ah, aside of that, minggu berikutnya kita juga disuruh mengerjakan soal bahasa inggris 60 biji pake standar apa, gitu. TO, lah, katanya. Aku sih, yang lumayan bisa bahasa inggris enjoy-enjoy aja. Toh, soalnya A-B-C-D, pilihan ganda, dan itu emang agak sulit sedikit. Lebih susah daripada TOEFL, tapi namanya juga ICAS. TOEFL waktunya lebih banyak, dan soalnya standar grammatical gitu, agak mirip UN dikit.

Nah, ICAS, ada potongan karya Shakesphere di tengah-tengah soalnya.

Serius. Kita pake ICAS yang tahun 2012 paket G, difoto kopi buat soal TO. Tapi bukan berarti itu sulit, loh. Ada yang gampang, ada yang menjebak, ada yang bikin tableflip setengah mati, tapi enggak jadi alasan berhenti di nomor dua puluh, kan?

*sigh*

Tidak, aku berhasil menjawab semua soalnya, walaupun ada 10 soal yang 'ngebatik'.

Serius.

Mungkin cuma aku, tapi sekarang aku mulai mengkhawatirkan skill berbahasa inggrisku dan teman-temanku...