Hoi hoooiiii! Lussy kembali dengan berita bagus! Lus the Cat akan mengirim E Mail ke empat penulis yang Rohaluss pikir telah mengalami perkembangan yang luar biasa!
Bukan, bukan (kak) Fauzi. Aku maksa manggil dia dengan sebutan kak padahal aku alergi honorifics di blog. Dia sudah kukirim email dan aku berharap dia menulis lagi. Gatel pingin tahu idenya. Apalagi setelah jatuh cinta sama beberapa karakternya yang luar biasa! Yeaaaahhhhh!!!
Siapa saja keempat orang itu?
WARNING : Sharp comment included.
1. Tessia yang membuktikan bahwa satu kelemahan fatal dapat ditutupi dengan hal lainnya.
Jujur, dalam hal menulis novel horor, hal yang paling sering diabaikan penulis FantasTeen, termasuk Tessia, adalah membawa kita dalam rasa takut. Orang membeli novel horror untuk merasakan thrill dikejar, rasa takut, dan... kau tahulah. Namun, Tessia tidak menunjukkan hal itu. Namun, secara mengejutkan, bukunya amat sangat luar biasa karena memiliki sesuatu yang jarang di.
She focused on the Storyline. Dan kuakui, (sayangnya) jarang ada penulis fokus pada kisah dan hanya menulis "Ada sekolah dengan hantu." Kayak PBC dengan sentuhan hantu doang. Tapi dia beda. Storyline nya, walau aku bisa menebak plot twistnya (dalam novel berjudul Alive) sejak halaman pertama, tapi dia bisa merangkai kata dan menunjukkan bahwa novel itu punya kisah. Enggak flat, gitu loh...
...Enggak kayak PBC yang akhir akhir ini kisahnya itu itu aja. Mungkin karena penulisnya terlalu banyak, ya, sampai akhirnya aku bosen?
Cerita buatan Tessia serem gak? Enggak.
Bagus? Luar biasa bagus.
2. Hilmy an Nabhany (tapi aku gak niat ngirim email ke dia sampai karyanya yang lain muncul) yang telah menunjukkan perubahan dan perkembangan signifikan dalam grammar dan story building dari novel FantasTeen pertamanya, Solvite, sampai karyanya yang diterbitkan bersama (dalam edisi FantasTeen Lux).
Serius. Kalau kisah kayak Z**** and the ***** of ***** itu kurang baik dan laughable, Solvite bahkan jauh lebih buruk. Antara bagus dalam ide, namun cara penyampaian yang buruk, logika yang bikin geger otak, plus EYD (Ejaan yang Dirusak) nya sangat bagus.
Saat aku baca karyanya di FantasTeen Lux, aku langsung berteriak, "Dafuk, ini penulis yang itu?!"
Perkembangannya menulis itu sangat luar biasa. Perkembangannya patut dikasih jempol empat buah. Cuma kalau emang dikasih jempol, nanti mungkin dia bakal teriak ketakutan. Dan jempolku nanti abis. Pokoknya, dia salah satu dari tiga penulis yang perkembangannya cantik sekali.
Tapi kalau seandainya (Kak) Hilmy baca ini, satu hal lagi deh. Kau masih lupa beberapa hal, seperti memisahkan antara paragraf dan percakapan! Jangan diulangi, awas aja loh! Aku bukan salah satu pembacamu, tapi aku memantau kalian bertiga
3. Akbar sama seperti Hilmy. Dia adalah penulis yang bikin aku stress pas baca buku FantasTeen pertamanya, Haunted School. Karakternya lumayan flat. Kurang bisa mengaduk emosi. Kayak cerita biasa dikasih unsur horror dikit. Yah, ibaratnya kayak jalan lurus dikasih hiasan aja. Ngeliatnya agak bosen. Dan jujur, aku enggak baca semua kisahnya. Paling, "Oh, ada hantu." Yaudah. Dan Character di buku itu... saking flat nya ibaratnya kayak karton dicetak orang terus dikasih nama.
Tapi semua itu berubah, saat aku bergabung di grup buatan orang keempat di list ini. *baca dengan nada Legend of Aang*
Reaksi aku ngeliat cuplikan novelnya sama kayak ngeliat tulisan baru Hilmy...
...cuma karena aku sempet nge backlist dia di daftar penulis idaman, jadinya aku lebih heboh lagi.
Penulis cowok tuh gila abis, emang, kalau berkembang susah dikejar. S***a aja susah dicari perkembangannya dari buku pertama dan kedua. Jangan tanya siapa nama dari yang disensor itu. Dia udah nulis banyak buku dan aku gak mau mencemar nama baiknya.
4. Wheza adalah salah satu penulis yang bikin menghela nafas. Hei, Whez, jangan marah dulu. Sudah kubilang kalian bertiga penulis cowok yang sama aja. Aku curiga kalian lagi lomba gitu. Tapi gak lucu juga.
Dari ketiga anak dengan perkembangan menulis yang signifikan, memang Wheza yang paling lambat. Akbar udah nulis sekian buku, nak, dan debut nulis kalian cuma terpaut setahun. Atau lebih...
...lupakan. (Ini sengaja ini biar kamu semangat, nak)
Tapi dari ketiga penulis dengan perkembangan, Wheza adalah satu satunya penulis yang bisa kupantau lebih dekat. Sedikit demi sedikit, gaya menulisnya meningkat. Bahkan pada saat dia mengirim naskahnya padaku (I'm his first reader, FYI), ada satu saat dimana aku merasa dia sudah tidak butuh bantuanku lagi. Masalahnya tanda baca aja, suka kelupaan karena aku kadang maksa dia buat liatin naskahnya.
Yes. Wheza, sekali lagi tanya bacamu salah aku bacot kepalamu. Karena kau yang paling aku pantau, jadi aku tahu kalau kemampuan nulis kamu malah jadi nurun.
Aku bisa ngundang Wheza untuk berkontribusi dalam Tanya Jawab Penulis yang akan diadakan di The Journal of Rohaluss. Masalahnya yang lainnya gimana, ya? Hmm...
Kalian mau gak aku kirimin semua orang di atas untuk merespon kelemahan mereka dari analisis singkatku terhadap mereka? Plus tanya jawab lainnya, tentu saja.
TERUTAMA TIGA COWOK GILA YANG PERKEMBANGAN TEKNIK MENULISNYA RADA MELAMPAUI KECEPATAN RATA RATA JALAN TOL!! *apa*
Aku berharap mereka punya akun Google+ biar bisa share teknik menulis dalam sesi "Author Q n A"
Tapi da akumah apa atuh... ;'')
Lussy out!
Dan kalau ini terlalu menyinggung, silahkan komentar di bawah. Langsung aku hapus. Suer.
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 21 Februari 2015
Senin, 20 Oktober 2014
FantasTeen Battle 2014 : Strikes Again [+ Bad News]
I am back, guys!!
Aku yakin kalian enggak nunggu penjurian dari orang aneh ini. Tapi tetap saja aku akan melanjutkannya dengan ke*cacat*an yang parah. Anda benar sekali. Cacat.
Aku punya tiga alasan kenapa FantasTeen Judgement tahun ini cacat.
1. Laptop yang biasa kugunakan mewarnai mendadak rusak. Ya. Maka, di FantasTeen judgement ini gak ada gambarnya. Gambarnya... ya, itu. Itu dia... maafkan aku. Maafkan...
2. Hadiahnya datang terlambat. Aku sedang memperbaiki laptop milikku dan kemungkinan besar hadiahnya selesai tahun depan. I feel so sorry... I am sorry, my favorite author...
3. Aku fokus menyiapkan diri untuk mengikuti NaNoWriMo (National Novel Writing Month) di bulan November nanti.
But without futher ado, I will announce my favorite book this year.
___________________________________
Tema Horror Terfavorit ala Rohaluss :
Pemegang posisi pertama :
Lucid Dream by Ziggy Z
Yeah! Selamat untuk (Kak) Ziggy yang sudah mempertahankan gelarnya! *Wut?*
Aku dimarahin Wheza karena gak manggil Akbar dan Ziggy dengan sebutan 'kak'... yah, aku sudah diperingatkan. Aku harus menurut.
Yang paling kusukai dari Lucid Dream? Semuanya!! Apalagi bagaimana orang bereaksi dengan hantu! (Soalnya akhir akhir ini... semua FantasTeen berhantu semua hantunya baik dan semua orang percaya mereka baik. That's so annoying!!) Bahasanya juga, apalagi pada saat chapter pertama kerasa banget sudut pandang anak anaknya.
hal terakhir yang aku suka? The main ghost is "pinabokeun". Kalau kalian gak bisa bahasa sunda atau aku salah tulis... pokoknya aku mau nabok si hantu utamanya dengan alasan tertentu.
Tapi reward kedua untuk penulis diberikan kalau tiga kali berturut turut! Jadi, siapakah yang mendapatkan fanart (yang bakal datang terlambat)?
Pemegang Posisi Kedua :
Mysterious Murder by Violine Andita
Yeah! I really... really... really like MURDER MYSTERY STORIES!!
Dan walaupun aku bisa menebak motif pembunuhnya sebelum halaman ke lima puluh (note : Rohaluss kebanyakan baca novel Agatha Christie dan novel detektif yang lebih complicated) tapi aku terkesan dengan cara menyampaikan kasusnya. Dan ditambah lagi, karena novel pembunuhan di fantasteen itu jarang... oh, betapa aku bahagia melihat novelmu!
Coba kalau lebih mengejutkan sedikit. Pasti pertama (hei...hei...).
Aku pingin ngasih masukan. Gini gini aku ini penulis novel misteri. Tapi aku juga belum pernah ngirim surat pembaca secara resmi. Jadi ya... gak deh.
Mohon bersabar menerima hadiahnya ya!
Pemegang Posisi Ketiga :
Ghost Dormitory in Sidney by Ziggy Z
Whoa, Ziggy lagi? *plak*
Saatnya pergi ke tumblr miliknya dan mulai menghaj... memberi selamat. (kalau boleh jujur, aku iri dengannya)
I really recomend this book. Hantunya bagus, gak baik dan gak ngajak ngomong setelah bilang 'aku ini hantu baik'. Biarkan aku menarik nafas sebentar. *Huff...puff...* Aku benci FantasTeen hantu karena hal di atas.
Kembali ke bukunya. Aku gak mau komentar apa apa lagi sih. Biarlah menjadi rahasia Rohaluss yang menyukai sedikit bumbu sejarah pada buku. Gaaak!! Bukan. Intinya Rohaluss lagi males komentar karena... karena KARAKTERNYA TRAP!! Di cover karakternya cewek. Tapi itu asrama cowok!!
Langsung saja ke yang berikutnya.
Pemegang Posisi Keempat
Ghost Dormitory in Paris
Pemegang Posisi Kelima
Nightmare by Indira
Posisi Keenam sampai sepuluh secara acak... oh, tunggu. Gak nyampe sepuluh judul. Gak jadi deh.
Kontestan yang muncul pada 2014 :
1. Ghost Dormitory in Tokyo
2. Ghost Dormitory in Sidney
3. Haunted School
4. Mysterious Murder
5. Terrible Mission
6. The Lagaziv
7. Nightmare
8. Ghost Dormitory in Paris
___________________________________
Fantasy Book Terfavorit ala Rohaluss
Pemegang Posisi Pertama 2013 :
Wonderworks by Ziggy Z
Pemegang posisi 2-5 berturut-turut tahun 2013:
Dream Traveler by Fauzi
Magic Pearl by Billy Brilliant
Solvite by Hilmy an Nabhany
2014
Pemegang posisi pertama
Absolute Zero by Fauzi
Beri applause untuk penulis yang satu ini!
Kamu tahu apa yang paling kusuka dari buku ini? Pastinya enggak, kan aku gak bilang ke kalian. Ini tentang media. Betapa berbahaya peran media dan berita bagi kehidupan. Serasa ngebahas black campagin di pemilu, ya? Enggak, kok. Ini masih soal buku.
Dan membuat past + future alternative sebagai latarnya itu keren. Aku enggak kepikiran sampai situ. Cuma past alternate dan future alternate secara terpisah. Tapi lupakan soal itu! Kembali ke konfliknya! Tapi kalau dibahas semua spoiler (wah, iya juga ya?).
But man, you scare me. Minor spoiler : Why did you send a journalist to a chaos field? Oh, wait. That is not a spoiler. Oke.
Sebenarnya aku jatuh cinta sama Redas dan Arus pada cerita ini. Sama kayak jatuh cinta sama Chris dan Nadine *woy beda cerita woy*. Kau tahu perasaan dimana kamu jatuh cinta sama karakter, dan bukan pada orang? Lupakan. Lupakan saja. Karakternya itu loh... KARAKTERNYA ITU...!!! *ditampar*
Oh, astaga. Ada yang punya oksigen?
Nanti aku lanjut lagi ya... bisi waktunya abis dipake ginian. Bahaya. Arus Revoir!! Aruuuuussss!! Waaahhhh!!!
...sampai mana aku tadi? Oh, ya. Yang kedua.
Pemegang Posisi Kedua :
Toriad by Ziggy Z
Yes, who does'nt like thieves group on an epic stories?
Memang seharusnya seperti ini. Tidak hanya Loyal Knight stories ataubeautiful princess *what?* tapi perkerjaan gelap juga bisa menjadi cerita menarik. Thieves! Assasins! Smuglers! Yeah... yang satu ini thieves.
...itu bukan spoiler, kan? Bukan..? Oh, oke. Minor spoiler. Maaf.
Tapi aku suka ide ceritanya... semua karakter Major punya background sendiri. Battlescene nya dapet. Pingin nyulik Green terus bawa ke rumah... tapi nanti aku dimarahin penulisnya. Minor Spoiler : Yang udah baca bukunya, kalian tahu alasan utama kenapa aku gak mau melakukannya. Ngerti? Gak? Yasudah. Gak apa apa. Itu juga gak penting, ya?
Aku udah gak mau komentar apa apa lagi soalnya udah tahu blog nya punya Ziggy. Jadi responnya bisa langsung kukirim ke sana... Hahaha... *gak*.
Penasaran? Sana beli bukunya sendiri.
Walaupun kalau boleh di satu tingkatkan, posisi ketiga, keempat dan kelima sebenarnya ada di satu posisi. Tahun kemarin juga sama. Cuma karena harus pilih satu, ya... sudah. Jadi kalian saja yang pilih urutannya mau gimana. Mau ketiga terus kelima baru keempat boleh. Mau kedua kelima terus ketiga boleh. Terserah pokoknya. Tulis aja pendapat kalian. Saya bingung.
Pemegang Posisi Ketiga (keempat dan kelima)
Wonderworks by Ziggy Z
Pemegang Posisi Keempat (ketiga dan kelima)
Dream Traveler by Fauzi
Pemegang Posisi Kelima (ketiga dan keempat)
The Legend of Hell's Sword by Alief Wheza
Tuh, Whez. Gak usah penasaran lagi sekarang, bocah. Jangan lupa balas pesanku di FB. *Deathglare*
Next Three Books :
Pemegang Posisi Keenam : Time Capsule by SarTav
Pemegang Posisi Ketujuh : Final Destiny by Mona
Pemegang Posisi Kedelapan : Magic Pearl by Billy Brilliant
Kontestan yang muncul :
1. Time Capsule
2. The Legend of Hell's Sword
3. Pangeran Mimpi Zera
4. Final Destiny
5. Absolute Zero
6. The Book of Black Spell
7. Sihir dan Manusia Serigala
8. Rumah Angker (karena menurutku lebih menjurus ke Fantasi)
9. Toriad
10. (Coba kuingat lagi, oke?)
FYI, Part berikutnya akan memutuskan yang ada di bawah ini!!
_________________________________
The Most Memoriable Character [3 Characters]
1. Nadine (Lucid Dream)
2. Chris (Lucid Dream)
3. Haris (The Legend of Hell's Sword)
4. Arus Revoir (Absolute Zero)
5. Eleonor (Ghost Dormitory in Paris)
6. Amalia (Dream Traveler)
__________________________________
Cutest Couple!
1. Abbey x Adelfo (Wonderworks)
2. Nadine x Chris (Lucid Dream)
3. Aris x Amalia (Dream Traveler)
__________________________________
Epic Battle Award
1. Dream Traveler
2. Wonderworks
3. Sihir dan Manusia Serigala
4. Absolute Zero
5. The Lagaziv
Stay tuned, guys!
Aku yakin kalian enggak nunggu penjurian dari orang aneh ini. Tapi tetap saja aku akan melanjutkannya dengan ke*cacat*an yang parah. Anda benar sekali. Cacat.
Aku punya tiga alasan kenapa FantasTeen Judgement tahun ini cacat.
1. Laptop yang biasa kugunakan mewarnai mendadak rusak. Ya. Maka, di FantasTeen judgement ini gak ada gambarnya. Gambarnya... ya, itu. Itu dia... maafkan aku. Maafkan...
2. Hadiahnya datang terlambat. Aku sedang memperbaiki laptop milikku dan kemungkinan besar hadiahnya selesai tahun depan. I feel so sorry... I am sorry, my favorite author...
3. Aku fokus menyiapkan diri untuk mengikuti NaNoWriMo (National Novel Writing Month) di bulan November nanti.
But without futher ado, I will announce my favorite book this year.
___________________________________
Tema Horror Terfavorit ala Rohaluss :
Pemegang posisi pertama :
Lucid Dream by Ziggy Z
Yeah! Selamat untuk (Kak) Ziggy yang sudah mempertahankan gelarnya! *Wut?*
Aku dimarahin Wheza karena gak manggil Akbar dan Ziggy dengan sebutan 'kak'... yah, aku sudah diperingatkan. Aku harus menurut.
Yang paling kusukai dari Lucid Dream? Semuanya!! Apalagi bagaimana orang bereaksi dengan hantu! (Soalnya akhir akhir ini... semua FantasTeen berhantu semua hantunya baik dan semua orang percaya mereka baik. That's so annoying!!) Bahasanya juga, apalagi pada saat chapter pertama kerasa banget sudut pandang anak anaknya.
hal terakhir yang aku suka? The main ghost is "pinabokeun". Kalau kalian gak bisa bahasa sunda atau aku salah tulis... pokoknya aku mau nabok si hantu utamanya dengan alasan tertentu.
Tapi reward kedua untuk penulis diberikan kalau tiga kali berturut turut! Jadi, siapakah yang mendapatkan fanart (yang bakal datang terlambat)?
Pemegang Posisi Kedua :
Mysterious Murder by Violine Andita
Yeah! I really... really... really like MURDER MYSTERY STORIES!!
Dan walaupun aku bisa menebak motif pembunuhnya sebelum halaman ke lima puluh (note : Rohaluss kebanyakan baca novel Agatha Christie dan novel detektif yang lebih complicated) tapi aku terkesan dengan cara menyampaikan kasusnya. Dan ditambah lagi, karena novel pembunuhan di fantasteen itu jarang... oh, betapa aku bahagia melihat novelmu!
Coba kalau lebih mengejutkan sedikit. Pasti pertama (hei...hei...).
Aku pingin ngasih masukan. Gini gini aku ini penulis novel misteri. Tapi aku juga belum pernah ngirim surat pembaca secara resmi. Jadi ya... gak deh.
Mohon bersabar menerima hadiahnya ya!
Pemegang Posisi Ketiga :
Ghost Dormitory in Sidney by Ziggy Z
Whoa, Ziggy lagi? *plak*
Saatnya pergi ke tumblr miliknya dan mulai menghaj... memberi selamat. (kalau boleh jujur, aku iri dengannya)
I really recomend this book. Hantunya bagus, gak baik dan gak ngajak ngomong setelah bilang 'aku ini hantu baik'. Biarkan aku menarik nafas sebentar. *Huff...puff...* Aku benci FantasTeen hantu karena hal di atas.
Kembali ke bukunya. Aku gak mau komentar apa apa lagi sih. Biarlah menjadi rahasia Rohaluss yang menyukai sedikit bumbu sejarah pada buku. Gaaak!! Bukan. Intinya Rohaluss lagi males komentar karena... karena KARAKTERNYA TRAP!! Di cover karakternya cewek. Tapi itu asrama cowok!!
Langsung saja ke yang berikutnya.
Pemegang Posisi Keempat
Ghost Dormitory in Paris
Pemegang Posisi Kelima
Nightmare by Indira
Posisi Keenam sampai sepuluh secara acak... oh, tunggu. Gak nyampe sepuluh judul. Gak jadi deh.
Kontestan yang muncul pada 2014 :
1. Ghost Dormitory in Tokyo
2. Ghost Dormitory in Sidney
3. Haunted School
4. Mysterious Murder
5. Terrible Mission
6. The Lagaziv
7. Nightmare
8. Ghost Dormitory in Paris
___________________________________
Fantasy Book Terfavorit ala Rohaluss
Pemegang Posisi Pertama 2013 :
Wonderworks by Ziggy Z
Pemegang posisi 2-5 berturut-turut tahun 2013:
Dream Traveler by Fauzi
Magic Pearl by Billy Brilliant
Solvite by Hilmy an Nabhany
2014
Pemegang posisi pertama
Absolute Zero by Fauzi
Beri applause untuk penulis yang satu ini!
Kamu tahu apa yang paling kusuka dari buku ini? Pastinya enggak, kan aku gak bilang ke kalian. Ini tentang media. Betapa berbahaya peran media dan berita bagi kehidupan. Serasa ngebahas black campagin di pemilu, ya? Enggak, kok. Ini masih soal buku.
Dan membuat past + future alternative sebagai latarnya itu keren. Aku enggak kepikiran sampai situ. Cuma past alternate dan future alternate secara terpisah. Tapi lupakan soal itu! Kembali ke konfliknya! Tapi kalau dibahas semua spoiler (wah, iya juga ya?).
But man, you scare me. Minor spoiler : Why did you send a journalist to a chaos field? Oh, wait. That is not a spoiler. Oke.
Sebenarnya aku jatuh cinta sama Redas dan Arus pada cerita ini. Sama kayak jatuh cinta sama Chris dan Nadine *woy beda cerita woy*. Kau tahu perasaan dimana kamu jatuh cinta sama karakter, dan bukan pada orang? Lupakan. Lupakan saja. Karakternya itu loh... KARAKTERNYA ITU...!!! *ditampar*
Oh, astaga. Ada yang punya oksigen?
Nanti aku lanjut lagi ya... bisi waktunya abis dipake ginian. Bahaya. Arus Revoir!! Aruuuuussss!! Waaahhhh!!!
...sampai mana aku tadi? Oh, ya. Yang kedua.
Pemegang Posisi Kedua :
Toriad by Ziggy Z
Yes, who does'nt like thieves group on an epic stories?
Memang seharusnya seperti ini. Tidak hanya Loyal Knight stories atau
...itu bukan spoiler, kan? Bukan..? Oh, oke. Minor spoiler. Maaf.
Tapi aku suka ide ceritanya... semua karakter Major punya background sendiri. Battlescene nya dapet. Pingin nyulik Green terus bawa ke rumah... tapi nanti aku dimarahin penulisnya. Minor Spoiler : Yang udah baca bukunya, kalian tahu alasan utama kenapa aku gak mau melakukannya. Ngerti? Gak? Yasudah. Gak apa apa. Itu juga gak penting, ya?
Aku udah gak mau komentar apa apa lagi soalnya udah tahu blog nya punya Ziggy. Jadi responnya bisa langsung kukirim ke sana... Hahaha... *gak*.
Penasaran? Sana beli bukunya sendiri.
Walaupun kalau boleh di satu tingkatkan, posisi ketiga, keempat dan kelima sebenarnya ada di satu posisi. Tahun kemarin juga sama. Cuma karena harus pilih satu, ya... sudah. Jadi kalian saja yang pilih urutannya mau gimana. Mau ketiga terus kelima baru keempat boleh. Mau kedua kelima terus ketiga boleh. Terserah pokoknya. Tulis aja pendapat kalian. Saya bingung.
Wonderworks by Ziggy Z
Pemegang Posisi Keempat (ketiga dan kelima)
Dream Traveler by Fauzi
Pemegang Posisi Kelima (ketiga dan keempat)
The Legend of Hell's Sword by Alief Wheza
Tuh, Whez. Gak usah penasaran lagi sekarang, bocah. Jangan lupa balas pesanku di FB. *Deathglare*
Next Three Books :
Pemegang Posisi Keenam : Time Capsule by SarTav
Pemegang Posisi Ketujuh : Final Destiny by Mona
Pemegang Posisi Kedelapan : Magic Pearl by Billy Brilliant
1. Time Capsule
2. The Legend of Hell's Sword
3. Pangeran Mimpi Zera
4. Final Destiny
5. Absolute Zero
6. The Book of Black Spell
7. Sihir dan Manusia Serigala
8. Rumah Angker (karena menurutku lebih menjurus ke Fantasi)
9. Toriad
10. (Coba kuingat lagi, oke?)
FYI, Part berikutnya akan memutuskan yang ada di bawah ini!!
_________________________________
The Most Memoriable Character [3 Characters]
1. Nadine (Lucid Dream)
2. Chris (Lucid Dream)
3. Haris (The Legend of Hell's Sword)
4. Arus Revoir (Absolute Zero)
5. Eleonor (Ghost Dormitory in Paris)
6. Amalia (Dream Traveler)
__________________________________
Cutest Couple!
1. Abbey x Adelfo (Wonderworks)
2. Nadine x Chris (Lucid Dream)
3. Aris x Amalia (Dream Traveler)
__________________________________
Epic Battle Award
1. Dream Traveler
2. Wonderworks
3. Sihir dan Manusia Serigala
4. Absolute Zero
5. The Lagaziv
Stay tuned, guys!
Kamis, 26 Juni 2014
Bloody Memory : Opinion... eh, Review Singkat
FantasTeen Lux : Bloody Memory
(Dunno apa ini review, masukan, atau opini, pikir sendiri)
Setelah membaca buku itu, aku bangun jam tiga pagi.
Entahlah. Aku tidak bisa tidur lagi dan kembali menggeliat
di tempat tidur. Aku mengambil segelas air dan ke kamar mandi. Berusaha
menenangkan kakiku yang entah kenapa mau berlari. Bagaimana mungkin aku tidak
bisa tidur karena cerita itu? Aku Cuma baca setengahnya. Enggak ada orang yang
mau baca cerpen horror saat mengantuk kalau cara penulisannya seperti itu...
Woy, ini bukan cerita hantu. Woles. Ini beneran. Aku yakin
tadi sebelum tidur aku membaca cerita karya Sucia (penulis Ghost Dormitory), Hilmy
an Nabhany (penulis Solvite – ya, dan aku sekarang menyesal), dan karya redaksi.
Oke, sudah kusebutkan aku menyesal setelah membaca kisah
mereka berdua. Aku yakin kalian tertawa. Tapi kalian harus tahu. Kukira, Hilmy
(kak, atau mungkin tidak – apa kita
seumuran?) tidak akan berkembang sepesat itu sejak novel Solvite yang *ahem*
kurang menarik. Kalaupun ia begitu, pasti membutuhkan waktu yang lama! Paragraf
berantakan, tulisan yang kurang baku...
tapi aku salah.
Aku lupa kalau dia itu cowok.
Cowok itu jarang nulis. Sekalinya iya, ada dua kemungkinan :
a. Langsung bagus dan jadi dewa (macamnya Kak Fauzi
: dua dari dua buku yang aku beli mengesankan ^^. Sayang Genere Fantasy enggak
dilirik orang kebanyakan)
b. Jelek awalnya, tapi berkembang dengan pesat (Iya,
Hil. Kamu. Iya, kamu. Aku minta maaf.)
Dan soal Sucia, penulis bestseller Ghost Dormitory, aku
justru heran. Kok, bisa-bisanya dia melakukan kesalahan yang enggak dilakuan di
buku yang pernah ia tulis? Apa jangan-jangan dia enggak pernah dikasih masukan?
Maksudku, dia penulis Bestseller. How can
you? Tidak bermaksud membandingkanmu dengan cowok – aku tahu kalian
berbeda.
Tapi kalian diterbitkan hampir di tahun yang sama, dan
sekarang skill Hilmy yang dulu di
bawah kamu sekarang hampir setara. Serius! Aku yakin bentar lagi dia
ngelampauin seseorang.
Back to other stories : Masih di Bloody Memory dan kubaca
subuh ini.
Ziggy : Aku enggak akan komentar banyak soal Kak Ziggy.
Kupikir satu-satunya buku horror di FantasTeen yang bener-bener deserved buat dapet bestseller itu Lucid
Dream – memang. Plot twist, writing skill yang improved sejak Wonderworks terbit, dan plot-nya cukup keren. Entah
kapan aku bisa menyusulnya.
Percayalah, awalnya, aku membeli Bloody Memory karena dia.
Sartav : Masih dengan keunikan writing-nya di Time Capsule –
multiple POV yang menarik. Skill-nya juga naik, walaupun enggak se-drastis itu.
Pertahankan perkembanganmu, nak (baca dengan irama nenek tua).
(Aku sebenarnya diam-diam curiga dia ini penulis FanFiction.
Jarang ada novel dengan multiple POV yang berbeda-beda dalam satu chapter
kecuali, yah, FF writers.)
Thumbs up for you!
Write more, please?
Dienda : Aku belum pernah membaca bukumu. Belum. Aku jadi
tidak tahu apakah kamu berkembang atau tidak. Just... think about that
yourself. Satu-satunya tips dariku untuknya hanya sebatas character making. Buat karakter yang lebih tiga dimensi, and I am sure your story will be more
awesome.
Huda : Neither I can comment about improvement here. Belum. Cara mendeskripsikanmu cukup
unik, tapi kurang konsisten. Lima paragraf pertama baku, sisanya non-formal,
baku lagi, nonformal... Hahaha... Overall, good
story with good motive, so keep it up!
Sucia : Oke, maaf sebelumnya aku sudah kasar. Sure thing, Plot ada perkembangan pesat.
(Selamat!)
Tapi, sungguh, writing skill-mu... menurun. Maksudku –
sungguh – typo di paragraf kedua? Entah typo atau aku yang berlebihan, just...
lakukan editing sebelum mengirim naskah. Jangan lakukan kesalahan itu lagi hanya
karena kamu sudah bestseller.
Kamu sedang menulis point of view orang pertama. Jangan
lupakan kata kepunyaan. Kakak
Perempuanku. Sama-sama. Jangan diulangi, ya!
Penulis juga melakukan kesalahan – baiklah... Aku setidaknya
mempelajari sesuatu darimu.
Medina : Oh, kali ini juga gak bisa ngasih tips. Aku enggak
tahu kesalahanmu dimana :-) Hehe. Mungkin judulnya aja yang bikin aku bingung
sama...dua halaman terakhir dari ceritamu, ada sesuatu – paragraf yang hilang
atau kamu lupa, semacamnya. Awalnya udah bagus, loh!
Hilmy : Yeah. I’m sorry. Aku kaget anda cepat sekali dalam
perkembangan skill menulis. Aku mau
bilang apa, ya? Kayaknya kamu memang sudah hobi atau bakat self-learning kamu
bagus. Atau kamu les atau *plak* LUPAKAN.
Tajam dan terus terang – itu hal yang membuatmu lebih cocok
di novel hantu daripada novel Fantasi. (Walaupun aku suka fantasi...) Plot, it’s
always the same. Cool and Classic. Penyakit penulis-mu pada anime-tis hilang,
tapi jangan jadi Captain Obvious juga, dong -_-“
Ninis : Ahaha... kesalahan yang sama dengan Sucia. Cek
halaman 131 paragraf hampir terakhir.
Sisanya, ceritamu bagus. Bagus banget, malah. Kali ini lebih bagus dari
cerita-cerita sebelumnya. Lain kali hati-hati, ya! (Btw, kasihan banget si Ir?
teganya dirimu :( hehe...)
And here it goes!! Three best story in this book versi Rohaluss! (Karya redaksi dihilangkan supaya adil)
1. Ninis : Sobekan Gaun Putih
2. Ziggy : Kenangan Berdarah Rumah Tua
3. Huda : Revenge for Killer Love (coba diperbaiki bahasa inggris-nya -_-")
Next : Jawa Jejawen Lux short review (Setelah menyelesaikan request, kegilaan, naskahku, ilustrasi dan buku lainnya)
Jumat, 13 Juni 2014
EPIC Question yang Sering Kulihat di Fan Page FantasTeen
...Saking epic-nya, bikin mata terbakar habis (lol).
Ketemu lagi dengan Rohaluss, kali ini membahas tentang EPIC Question yang sering muncul di Fanpage FantasTeen di Facebook. Kalian tahu, beberapa dari epic comment itu memang wajar ditanyakan, tapi beberapa... ehm. Sudah kubilang, bikin mata terbakar.
BURN!!
Nah, ini termasuk curcol, jadi gak ada hubungannya dengan Penulis, Buku FantasTeen, atau apapun. Pokoknya ini epic comment aja, deh. Gitu...
1. MENANYAKAN KETENTUAN PENGIRIMAN NASKAH
God, why there are so many people asking for that? Can't you read? Maksudku, ada pertanyaan bego seperti ini di FP mereka
"Kakak2 fantasteen, umurku 15th masih boleh kirim naskah, kan?"
"Kak, kalau mau ngirim naskah fantasteen usianya dari umur berapa? Terus halamannya harus
berapa? Terima kasih."
Dan pertanyaan lain yang sebenarnya bisa dijawab dengan syarat ketentuan yang telah ditulis di page yang mereka buat.
Well, disitu jelas ada tulisan ketentuan mengirim naskah FantasTeen, Why U No Read? Kalau kalian enggak nemu, nih, aku kasih tau dikit sebelum mataku habis gara-gara kalian semua. Ada catatan khusus yang menuliskan list bagi kalian yang mau ngirim. Iya, di FB. Nih, link kalau kalian masih gak percaya : [LINK]
Perlu aku copas dan bahas? Oke, sekarang juga, nona dan tuan.
FREEEDOOOM!!! (Lempar confetti)
Ketemu lagi dengan Rohaluss, kali ini membahas tentang EPIC Question yang sering muncul di Fanpage FantasTeen di Facebook. Kalian tahu, beberapa dari epic comment itu memang wajar ditanyakan, tapi beberapa... ehm. Sudah kubilang, bikin mata terbakar.
![]() |
| OH, GOD, MY EYES!!! |
Nah, ini termasuk curcol, jadi gak ada hubungannya dengan Penulis, Buku FantasTeen, atau apapun. Pokoknya ini epic comment aja, deh. Gitu...
1. MENANYAKAN KETENTUAN PENGIRIMAN NASKAH
God, why there are so many people asking for that? Can't you read? Maksudku, ada pertanyaan bego seperti ini di FP mereka
"Kakak2 fantasteen, umurku 15th masih boleh kirim naskah, kan?"
"Kak, kalau mau ngirim naskah fantasteen usianya dari umur berapa? Terus halamannya harus
berapa? Terima kasih."
Dan pertanyaan lain yang sebenarnya bisa dijawab dengan syarat ketentuan yang telah ditulis di page yang mereka buat.
Well, disitu jelas ada tulisan ketentuan mengirim naskah FantasTeen, Why U No Read? Kalau kalian enggak nemu, nih, aku kasih tau dikit sebelum mataku habis gara-gara kalian semua. Ada catatan khusus yang menuliskan list bagi kalian yang mau ngirim. Iya, di FB. Nih, link kalau kalian masih gak percaya : [LINK]
Perlu aku copas dan bahas? Oke, sekarang juga, nona dan tuan.
1. Kirimkan naskah dengan tebal halaman 75-100 kertas A4 spasi 1,5 (hindari penggunaan jenis font Comic Sans).
a. Kenapa kalian tidak boleh menulis dengan Comic Sans? Well, aku juga lebih menyarankan Times New Roman. Kenapa lagi? Karena kamu bisa menulis 100 kata lebih banyak dengan Times New Roman dibandingkan dengan font lain. Arial boleh. Calibri juga silahkan. Pokoknya, jangan Comic Sans yang boros tinta. Demi kebaikan printer rumah kalian sendiri.
b. 75 sampai 100 kertas. Jelas? 70 gak diterima, coba basa-basi sejenak. Kalau lebih dari 100, apalagi. Udah, deh. Jelas, kan?
3. Apa itu spasi 1,5? Itu setting buat kalian nulis. Spasi 1,5 selain untuk membuat tulisan lebih rapih, juga supaya pembaca lebih enak bacanya. Gak tau dimana kamu naruh setting spasi? Elaaah... Aku menggunakan Microsoft Word 2010. Tombol setting spasi 1,5 ada di sebelah 'tata letak paragraf' (Left, right, justify dan center).
2. Usia untuk penulis Fantasteen adalah 13-18 tahun.
SO, Stop asking them. SERIOUSLY.
Kecuali pertanyaan seperti ini : "Aku ngirim waktu umurku 18 tapi beberapa hari lagi aku ulangtahun! Gimana, dong, kak?"
Itu baru pertanyaan yang worthly enough. Jadi pertanyaan contoh di atas itu adalah pertanyaan bodoh. Entah orang itu lupa matematika atau enggak tau syarat ginian.
Kecuali pertanyaan seperti ini : "Aku ngirim waktu umurku 18 tapi beberapa hari lagi aku ulangtahun! Gimana, dong, kak?"
Itu baru pertanyaan yang worthly enough. Jadi pertanyaan contoh di atas itu adalah pertanyaan bodoh. Entah orang itu lupa matematika atau enggak tau syarat ginian.
3. Fantasteen tidak menerima naskah-naskah bertema Romance.
Tah, Lagaziv. Kau dalam masalah dan aku sebenarnya dalam confusion kenapa kamu ada unsur romantikanya yang bikin facepalm. Sial. Segitu masih aman, ya?
4. kirimkan naskah yang sudah diketik rapi dan di-print ke alamat redaksi mizan via pos (Mizan tidak terima naskah via email), dilengkapi dengan :
- biodata lengkap (dengan nomor yang bisa dihubungi, dan alamat e-mail)
- sinopsis cerita
- ucapan terima kasih
- foto terbaru pengarang dan,
- naskah dalam bentuk digital
a. Jangan main-main :v Ini udah lengkap. Kecuali bagian : Naskah dalam bentuk digital. Banyak yang nanya, Naskah bentuk digital itu seperti apa? Nah, lo... Penjelasan Dar Mizan yang itu memang banyak yang nanya. Maksudnya, sekalian kirimin file-nya dalam bentuk kaset/CD. Kalau kalian Amir Richman (siapa anak wancak?) kirimin pake hardisk sekalian.
5. Naskah yang diterbitkan adalah naskah terbaik setelah melalui seleksi dan evaluasi selama maksimal 3 bulan. Naskah yang tidak layak terbit, akan kita kabari via surat atau telepon.
Jangan tanya lagi soal kapan naskahku diterima atau semacamnya di sana. Silahkan kirim kalau sudah melewati 3 bulan plus 2 minggu. Butuh waktu bagi pak pos untuk mengirim naskah itu.
6. Naskah yang dikirimkan tidak bisa dikembalikan, kecuali disertai dengan perangko.
No explaination. Oke, cukup segitu.
Kirim ke:
Redaksi Fantasteen Mizan
Jalan Cinambo No. 135 Cisaranten Wetan
Ujung Berung Bandung 40294.
Kalau kalian enggak yakin atau gak bisa kopas tulisan di atas, di setiap buku FantasTeen yang kalian beli ada kupon buku cacat. Di sana ada alamat penerbit. Nah, itu dia. Cukup jelas? Okeh.
2. UNANSWERABLE QUESTIONS
Ini bukan salahku. Aku tahu mereka itu innocent, tapi tetep aja nyebelin. Beberapa contohnya adalah : Kenapa buku ini belakangnya ngegantung? Terutama karena buku Lucid Dream. Dia bestseller dan banyak yang nanya.
Tapi harusnya mereka tahu, itu penulis betul dalam menulis akhir menggantung sehingga pembaca yang menentukan ending-nya. Berbeda dengan Absolute Zero dan The Legend of Hell's Sword yang memang pasti ada sequel-nya. Readers, can U diffrence? Atau kalau memang Lucid Dream ada kelanjutannya... aku yakin gak akan se-epik buku pertamanya. Mending gak usah -_-...
WHY YOU ALL NO ASK THE AUTHORS?!?!?!? (Gampar para komenter kayak gitu)
AND WHY YOU NO MAKE ABSOLUTE ZERO AND HELL'S SWORD AN BESTSELLER, READERS?!!! Gara-gara mereka gak bestseller, gak akan ada lanjutannya! Plis, lah, jangan lirik cerita hantu doang soalnya cerita hantu FantasTeen itu kebanyakan kurang serem.
(Walah, beneran curcol nih anak)
3. OTHER IDIOT QUESTION
"Kak, kalau ceritanya tentang kehidupan sosial dan sehari-hari gimana?" (Aku nemu komen kayak gini di FP FantasTeen. Well, bagi yang merasa, silahkan kirim ke PBC. FantasTeen buat FantasTeen)
"Kak, kalau ceritanya tentang penyihir dan bukan horor gimana?" (This is FantasTeen, buddy! Fantasy Teenager!! Harusnya cerita horror juga dipisah dari kingdom FantasTeen! Pikir pake logika bisa gak?!)
"100 halaman atau 100 lembar?" (Ini enggak idiot, tapi biar kubahas juga, deh. 100 lembar kertas itu kurang lebih seratus delapanpuluh sekian halaman di buku FantasTeen. Plus ilustrasinya juga. Kenapa? Kalian ngetik di kertas A4, kok. Kertas di buku FantasTeen itu 19,5 cm)
"Boleh bikin ilustrasi sendiri, enggak kak?" (Kalau gambar kamu bagus, kayaknya boleh)
"Kak, boleh pake nama pena, gak?" (Billy Brilliant dan beberapa penulis pake nama pena)
Sebenarnya aku juga pernah nanya yang kayak begini : "Boleh gak pake foto, gak?" Soalnya Rohaluss gak suka kamera. And here is the good news from Fathrui : "Marcella Azuela, penulis Beach (PBC) dan The Diva (FantasTeen) enggak pake foto asli, dia pake gambar dia sendiri."
Sebenarnya aku juga pernah nanya yang kayak begini : "Boleh gak pake foto, gak?" Soalnya Rohaluss gak suka kamera. And here is the good news from Fathrui : "Marcella Azuela, penulis Beach (PBC) dan The Diva (FantasTeen) enggak pake foto asli, dia pake gambar dia sendiri."
FREEEDOOOM!!! (Lempar confetti)
Nanti aku lanjutin lagi ini kalau ada yang bikin epic comment lagi. Other Epic question? Atau ada yang mau sekedar nanya? Yaudah. Berharap aja aku liat epic comment kalian atau komentar sekalian di bawah.
Rabu, 04 Juni 2014
R's Review : FantasTeen | The Book of Black Spell
![]() |
| Backstab Level : Kurang lebih ** (I have found some mistake on your book, and I am trying to help.) |
![]() |
| This BOOK Enggak ada versi besarnya (sorry) |
_________________________________________________________________
CLICK AND DRAG to read STABBING COMMENT!!
(Coba usaha copy-paste untuk membuat tulisan kekurangan dan spoiler terlihat)
_________________________________________________________________
Karena aku yakin kebanyakan bahasa di buku ini diambil dari bahasa yunani... oh, beberapa dari bahasa turki. Itali? Hm...
Well, the main character is :
Fotia : Adik Nero, pengguna sihir air (Sepertinya terfokus pada pertahanan & penyembuh). Rohaluss masih mencari tahu dari mana namanya berasal (iseng)
Nero : Kakak Fotia, pengguna sihir api. Namanya kemungkinan diambli dari bahasa itali, berarti 'hitam'. Sumber tidak dapat dipercaya *sigh*
[Special Bonus] REVIEW FIRST CHAPTER :
Well... ada banyak hal yang harus di-review di sini. Terutama bagian 'Penulis berhasil membuat pembuka yang bagus sekaligus kebalikannya dalam waktu yang bersamaan'. Beberapa poin bagus menjadi hilang, tapi itu hanya bagi Rohaluss. Adikku bilang, kekurangan nomor 1 itu karena teteh terlalu lebay aja (wut?).
Let's put this simple :
1. Starting with mystery, ada beberapa kejadian yang membuat sebelah alis terangkat, membuat pembaca tertarik mengikuti cerita ini.
2. Good starting event.
Tapi tolong dengan amat sangat :
1. Halaman 11 paragraf perkenalan Nero : terlalu monoton (juga bagian Fotia dan Elizabeth, plus semua karakter di buku ini)
Halaman 14 : (Grammar nazi mode) "You are sitting my chair, newbie!" penulis lupa menambahkan kata on, atau milikku salah ketik? Hm...
Halaman 16 : Not quite sure, but please rethink. It's quite impossible *not-so-spoiler* untuk seorang murid membawa senjata ke sekolah. *not-so-spoiler ends* Tapi sudahlah, mungkin karena ekstrakulikuler?
Kisah petualangan Fotia dan Nero dalam mencari Book of Black Spell sebelum Kaum-yang-tidak-boleh-diseut-namanya menemukannya (Ceritanya, nama itu tabu XD) ini cukup seru. Cukup, iya. Alasan di bawah.
1. Punya magnet di tiap chapter (kecuali chapter 2 sampai 4. Gara-gara Gester. Aku gak suka apapun yang berbau romance walau itu bukan romance).
2. Banyak halangannya, jadi kisahnya gak sesimpel itu.
3. Beberapa karakter memiliki background story yang menarik . (Terutama William!)
4. Critical things happened, I simply love it.
5. Startegi musuhnya juga gak abal-abal.
Overall, cerita ini punya daya tarik sendiri, terutama bagian favoritku : Dua kubu berperang! Whoo! Tapi maaf, ada beberapa hal juga yang membuat wajahku berubah menjadi emot ini -> (-_-)" dan ini O_O.
I mean, seriously, you have good story in there, but you have to see what have you done there.
(tolong drag dan highlight untuk membaca)
1. Too much tell and not show : Terlalu tegas, terlalu singkat untuk sebuah deskripsi. Wajahku jadi emot beneran gara-gara cara menulismu.
2. Immortals : Beberapa dari Kraktermu hidup abadi, dan kalau mati hidup lagi. Kisah akan lebih seru jika hidup dan mati berada di garis tipis, Monica. Dan di cerita ini, entah kenapa, kuharap salah satu dari anggota orang-orang hebat-mu (protagonis) ada yang mati. Sungguh.
3. Perkenalan karakter yang... membosankan. Sudah kubahas sebelumnya.
4. Non-efective paragraph. Cek Halaman 60, dua paragraf terakhir. 38-40, lalu halaman 63, lalu 101 (3 bagian yang bikin tablefliping-momments. OKAY, ENOUGH FOR VANTO!). halaman 71, dua paragraf terakhir. Halaman 75 teks Nerd (first paragraph). Masih banyak lagi paragraf kurang efektif lainnya.
5. Ekspresi lo mana?!! Kadang ada beberapa kalimat yang tidak sesuai sama sekali. Cek halaman 70, untuk contoh jelasnya.
6. Akhir yang menggantung. Aku mengerti jika kamu ingin menulis dua buku, tapi kalau enggak, kamu sudah memberikan satu poin min buat Rohaluss.
Dan itu kelebihan dan kekurangan buku ini. Maklumi saja kalau tajam, setidaknya aku berniat membantu. Okay, last thing, SUPPORT THE AUTHORS BY BUYING THE BOOK!! Have fun!
Rohaluss Book Ratting : Probably three, but I (currently) don't care.
Author Rank : Nomor 3, tapi bukan yang ketiga. (Cek 'Rohaluss Author Rank' for Details : Coming Soon)
Rohaluss FantasTeen Judgement [Schedule + News]
Heyah!! We Met again, are we?
Selamat datang di 'kawan' Tulisan Imajinasi, yaitu 'The Journal Of Rohaluss'!!
Supaya Tulisan Imajinasi fokus pada tutorial menulis, aku membuat sebuah blog dimana aku bisa membacot tulisan seenak dengkul (eh?). Termasuk FantasTeen Judgement yang akan dipindah kemari. Whoo! Oktober tinggal 4 bulan lagi!! Siapa yang akan tersungkur?
Bocoran bonus : Karena ada 2 judgement, kemungkinan besar juara satunya... ada dua. (Rohaluss, You Don't Saaay?!!)
Dan juga, ada kategori bonus yaitu :
1. Rohaluss Most Memoriable Character Award
5 Finalis (Juaranya 2 Orang, tapi kalau dalam 4 bulan lebih banyak lagi jadi 3 atau 4) :
[Christoper from Lucid Dream by Ziggy]
[Nadine from Lucid Dream by Ziggy]
[Haris from Legend of Hell's Sword by Wheza]
[Aris from Dream Traveler by Fauzi]
[Arus from Absolute Zero by Fauzi]
[Christoper from Lucid Dream by Ziggy]
[Nadine from Lucid Dream by Ziggy]
[Haris from Legend of Hell's Sword by Wheza]
[Aris from Dream Traveler by Fauzi]
[Arus from Absolute Zero by Fauzi]
2. Rohaluss Best Threme (intinya tema, weh) Award
4 Finalis (Juara 1 buku) :
[Solvite by Hilmy A.N]
[Legend of Hell's Sword by Wheza]
[The Lagaziv by Fany & Ica]
[Final Destiny by Mona]
[Solvite by Hilmy A.N]
[Legend of Hell's Sword by Wheza]
[The Lagaziv by Fany & Ica]
[Final Destiny by Mona]
Catat : Best Threme itu hanya tema. Bukan ceritanya, siapa tahu kalian mau protes karena beberapa judul yang ceritanya lebih bagus
3. Rohaluss 'Tableflip' Moments (Mungkin tidak jadi, karena takut ada yang tersinggung)
Karena Rohaluss tidak punya ide lain, mungkin cukup sampai di situ saja
OCTOBER MINGGU KEDUA/KETIGA (semoga)
Now, about 'Someone requesting' time...
Bikin Review buku FantasTeen?! (Facepalm)
Kau tahu, pas ada yang mau lihat hasil review bukuku, aku hampir mikir dua kali buat men-delete hasilnya. Mau tahu kenapa? Karena hasilnya lebih banyak kekurangan daripada kelebihan dari buku itu sendiri. Kebiasaan buruk penulis tutorial menulis : tulis kekurangannya dan buat tutorial supaya orang-orang gak melakukan itu lagi.
Entahlah, tapi menolak request juga sebuah isu mematikan bagi Rohaluss. Bisa-bisa aku jadi Roh-Rohaluss karena mati dua kali.
Sekarang aku merasa ditodong penulis-penulis sebayaku. Cuz, walau aku gak jadi nulis review, I did this : Mengurutkan buku terbaik sampai yang kupikir terburuk. Kalian tidak tahu betapa rasanya aku ini berdosa?! Bahkan saat aku memilih antara Solvite dan Magic Pearl! Itu keputusan yang sulit, tahu?!! (Mereka punya kelebihan dan kekurangan sendiri, duh!! Kalau boleh, mereka duduk di posisi yang sama!)
Fine. Three books that worthly enough in my head first. Kalau ada yang request lagi, aku lanjutin.
Dan akan kutaruh ini di setiap review yang backstab beudh- :
Jadi, selain FantasTeen Strikes, aku akan (mencoba) mulai menulis review. Kuusahakan untuk TIDAK menuliskan kekurangannya saja. (udah dikasih bold, italic, underline, capslock pula! Kurang apa, coba?)
Tapi awas, ini lebih tajam dari review orang kebanyakan karena 3 hal :
1. Aku jujur. Aku mau penulis FantasTeen lebih baik dari sebelumnya
2. Aku suka baca novel terjemahan. Siapa tahu kalian bertanya.
3. Entah. Dua alasan itu menyebalkan. Jadi yang ketiga itu hanya supaya kalian membaca saja.
4. Eh, masih dibaca juga? Udah, langsung aja tinggalin komentar tentang saran 'bonus reward' atau buku yang kira-kira harus aku review.
Check : R's Book Review for details
OCTOBER MINGGU KEDUA/KETIGA (semoga)
Now, about 'Someone requesting' time...
Bikin Review buku FantasTeen?! (Facepalm)
![]() |
| Kisah nyata, tapi hiperbola version Aku cuma nulis di buku dan ngomong sendiri, gak sampai teriak-teriak (apalagi ngeganggu Alvy & Ace) |
Entahlah, tapi menolak request juga sebuah isu mematikan bagi Rohaluss. Bisa-bisa aku jadi Roh-Rohaluss karena mati dua kali.
Sekarang aku merasa ditodong penulis-penulis sebayaku. Cuz, walau aku gak jadi nulis review, I did this : Mengurutkan buku terbaik sampai yang kupikir terburuk. Kalian tidak tahu betapa rasanya aku ini berdosa?! Bahkan saat aku memilih antara Solvite dan Magic Pearl! Itu keputusan yang sulit, tahu?!! (Mereka punya kelebihan dan kekurangan sendiri, duh!! Kalau boleh, mereka duduk di posisi yang sama!)
Fine. Three books that worthly enough in my head first. Kalau ada yang request lagi, aku lanjutin.
![]() |
| Well... Warning first!! |
Dan akan kutaruh ini di setiap review yang backstab beudh- :
![]() |
| Warning Brush effect by : Fathrui Akira |
Jadi, selain FantasTeen Strikes, aku akan (mencoba) mulai menulis review. Kuusahakan untuk TIDAK menuliskan kekurangannya saja. (udah dikasih bold, italic, underline, capslock pula! Kurang apa, coba?)
Tapi awas, ini lebih tajam dari review orang kebanyakan karena 3 hal :
1. Aku jujur. Aku mau penulis FantasTeen lebih baik dari sebelumnya
2. Aku suka baca novel terjemahan. Siapa tahu kalian bertanya.
3. Entah. Dua alasan itu menyebalkan. Jadi yang ketiga itu hanya supaya kalian membaca saja.
4. Eh, masih dibaca juga? Udah, langsung aja tinggalin komentar tentang saran 'bonus reward' atau buku yang kira-kira harus aku review.
Check : R's Book Review for details
Langganan:
Postingan (Atom)






