Suddenly, Iruhan mengajakku untuk bertarung - ahem - berlomba dalam menulis.
Batas waktunya sampai masuk sekolah - tanggal 27 nanti.
Aku harus menyelesaikan novelku sementara dia menyelesaikan tugasnya sebelum waktu yang ditentukan.
Tentu saja ada konsekuensi bagi orang yang tidak berhasil. Y'all can guess.
Aku akan mengumumkan hasilnya disini.
Rohaluss out.
Kamis, 16 Juli 2015
Jumat, 10 Juli 2015
[PREDIKSI] Seandainya FantasTeen Punya Maskot part 1
![]() |
| *cough* 6 Hours of sketching, NAILED IT!! |
PART 1 : Pembukaan, penelitian, dan konsep awal
Question : Apa yang akan terjadi jika FantasTeen memiliki maskot? Seperti apa rupanya? Apa peran dan nama mereka?
That, my friend... kita tidak akan tahu jawaban sebenarnya sebelum official pemiliknya menentukan. Tapi tentu saja, tidak ada salahnya berasumsi dengan bukti-bukti yang ada. Tidak hanya konsep FantasTeen, kita akan membahas ulang KKPK dan PBC yang sudah punya maskot!
Seperti apa rupa Maskot FantasTeen?
Kita asumsikan bahwa FantasTeen adalah adik dari KKPK (lahir 2003 akhir, buku pertama ditulis Sri Izzati) dan PBC (entah kapan, aku masih mencari tahu). Meskipun FantasTeen adalah adik dari KKPK dan PBC, target pembaca FantasTeen merupakan anak-anak remaja.
Kedua maskot tim KKPK dan PBC berjumlah empat anak (atau buah, untuk PBC sendiri).
KKPK memiliki empat anak, terdiri dari dua cewek dan dua cowok. Karin, Kiki, Putra dan Karima.
![]() |
| I did not draw this. ._. |
Sementara itu, PBC memiliki Berry, Billy, dan... dan siapa lagi gitu, saya lupa nama mereka, tapi dari desain sorotan mata mereka, mereka terdiri dari dua cewek dan dua cowok juga. Aku enggak bisa protes. Mereka buah-buahan, tapi ada sesuatu yang disebut Ginjika, so I'll do it.
![]() |
| 1 hour doodle, my god, it looks awful Sorry ._. The last one is yelowish orange |
Kemungkinan besar, maskot FantasTeen akan menyesuaikan jumlah dan jenis kelaminnya, karena sudah ditetapkan bahwa kakak-kakaknya seperti itu. Asumsi saya tentu saja bisa salah, karena
Kita tidak bisa langsung mengasumsikan bahwa maskot FantasTeen akan berupa empat manusia. PBC aja maskotnya buah-buahan (jujur, saya juga merasa gimana gitu sama mereka, soalnya mereka empat maskot terlupakan). Asumsi saya cukup banyak. Beberapa asumsi yang saya paling curigai adalah sebagai berikut :
1. Demi menyesuaikan dengan imajinasi dan fantasi dari FantasTeen sendiri, maskot FantasTeen akan berupa Mythical Creatures. Hal ini juga menyesuaikan dengan 2 penerbit kakaknya yang beraneka ragam. Anak, Buah, dan Monster! Variasi tiap tim penerbitan membuat DAR mizan bisa lebih berwarna. Setidaknya bagi pembaca dan penulis muda.
2. Menyesuaikan dengan maskot KKPK yang datang belakangan (menyesuaikan trend illustrasi karakter) maka maskot FantasTeen akan berupa 4 orang dewasa dengan sifat menyesuaikan dengan FantasTeen sendiri. Kenapa dewasa? Karena, yang lahir duluan karakternya anak-anak, sementara PBC (walaupun mereka buah) kelihatan lebih tua dari mereka. Asumsi saya mengatakan bahwa yang lahir duluan maskotnya lebih kawaii sementara yang belakangan agak serius. So, they all are adult (or young adult). Lagipula, karakter dewasa lebih cocok kalau masuk ke masalah penuh petualangan, betul?
3. Menyesuaikan dengan sifat FantasTeen yang bebas (dalam hal imajinasi, menulis, dan masih banyak lagi), maskot FantasTeen tidak terikat dengan kakak-kakaknya (KKPK dan PBC) dan bisa jadi memiliki lebih dari 4 benda/ karakter/ orang/ makanan/ monster. Bisa jadi saking bebasnya prediksi saya salah besar (waks)
Part 1 ends
Now excuse me while I'm throwing up myself.
Sabtu, 23 Mei 2015
Portofolio buat Rapor Sekolah? God...
Suddenly, tiba-tiba, gak bisa diprediksi, sekolah aku nyuruh bikin photofolio buat ditaro di belakang rapor sekolah.
And I was like; "WTF, School, we are not looking for a job!"
Tapi apapun itu, rasanya kan gak enak. Aku terkenal di dunia maya dengan nama Alia Rohaluss, dan selamanya akan terus seperti itu. (inginnya sih begitu) Tapi karena aku harus memasukan nama, blog, aktifitas diri, hasil karya dan lainnya, aku berarti harus memberikan blog-ku kepada sekolah! DAN KALIAN JUGA PASTI TAHU AKU KE SEKOLAH PAKE NAMA ASLI BUKAN ALIA ROHALUSS!! *rage mode on*\
I guess this school can keep my secret... so...
Ah, barangkali kalian nanya, iya, di sekolah aku pake nama panggilan, (lebih sering dipanggil Supreme Leader a.k.aAlia Kim Jong Un), atau nama crappy yang aku jadiin panggilan di FB. Tapi Alia Rohaluss hanya ada di Dumay bagian Blogging dan Illustrating.
Rohie is just a roh of the web. Alia yang lain adalah Alia yang nyata. Dan soal Alvy si AlveixGirl26, dia udah lenyap dari dunia ini. Tolong jangan tanya-tanya lagi soal dia padaku. Dia memang gadis manis yang menghabiskan hidupnya di dalam ruang tertutup, dan kehilangan dia membuat Author Aliance kehilangan tangan yang selalu membuat kami tersenyum.
I am Rohaluss, but I only exist in this fake world.
Back to the Photofolio yang bikin stress ini...
Rohie bakal pasif blogging sampai juni akhir karena potofolio ini. Sorry, guys. I have a life to do. If you miss me, or if you have something to ask or you want to request tutorials, please do.
Saya pergi dulu.
;)
And I was like; "WTF, School, we are not looking for a job!"
Tapi apapun itu, rasanya kan gak enak. Aku terkenal di dunia maya dengan nama Alia Rohaluss, dan selamanya akan terus seperti itu. (inginnya sih begitu) Tapi karena aku harus memasukan nama, blog, aktifitas diri, hasil karya dan lainnya, aku berarti harus memberikan blog-ku kepada sekolah! DAN KALIAN JUGA PASTI TAHU AKU KE SEKOLAH PAKE NAMA ASLI BUKAN ALIA ROHALUSS!! *rage mode on*\
I guess this school can keep my secret... so...
Ah, barangkali kalian nanya, iya, di sekolah aku pake nama panggilan, (lebih sering dipanggil Supreme Leader a.k.a
Rohie is just a roh of the web. Alia yang lain adalah Alia yang nyata. Dan soal Alvy si AlveixGirl26, dia udah lenyap dari dunia ini. Tolong jangan tanya-tanya lagi soal dia padaku. Dia memang gadis manis yang menghabiskan hidupnya di dalam ruang tertutup, dan kehilangan dia membuat Author Aliance kehilangan tangan yang selalu membuat kami tersenyum.
I am Rohaluss, but I only exist in this fake world.
Back to the Photofolio yang bikin stress ini...
Rohie bakal pasif blogging sampai juni akhir karena potofolio ini. Sorry, guys. I have a life to do. If you miss me, or if you have something to ask or you want to request tutorials, please do.
Saya pergi dulu.
;)
Minggu, 17 Mei 2015
(R 15) Referensi Kisah Detektif : Bonus
Aku wikiwalk sampai enggak sengaja sampai ke sebuah situs bernama Murderpedia.
And it's an awesome web. Di sana, pembunuh terkenal di-list dan tertulis, lengkap dengan sejarah hidup dan teknik pembunuhan yang mereka lakukan. HEI, BUT... THIS PAGE IS CREEPY.
*uhuk*
Kalau kalian cukup tua dan ingin tahu pembunuh yang terkenal, you should check this website out. But be aware. Things can get weird.
Ahem. They are murderers in real world.
So if something is bothering you, PLEASE MIND THAT THIS WAS HAPPENED LONG, LONG AGO.
Favoritku adalah pembunuh ratusan orang dari jepun, seorang wanita membunuh ratusan bayi di rumah sakit dan akhirnya dia digantung. Ya iyalah, salah sendiri mbak. Kisahnya emang agak samar...
Oh, dan juga pembunuh Alice Arden, yang dibakar hidup-hidup pada tahun 1551. Lalu dibuat jadi teater oleh William Shakesphere, dan dimodif sama Geroge Lillo, di tahun 1592. Arden of Favershame. Uh... Deskripsi cara dia mati top banget deh. Mantap.
Something tells me that I need to put my fav murderers. Girls~
The Marquise de Brinvilliers : Membunuh 50 pasien untuk 'eksperimen', lalu membunuh suami dan anaknya. Eh...
Christina Edmunds : Meracuni cokelat dan menjualnya. Isinya racun bernama Sly... sly apa gitu.
WARNINGS :
THINGS CAN GET A LITTLE BIT 'Unsafe'.
Well, murders are pretty, but this one is bad. Yang tercantum adalah pembunuhan terkenal yang sadis, kadang seksual (Love is truly the most strong influence to kill people), dan juga... ahem. Gak enak dibaca.
When you are searching this website, you really, really, harus siap-siap menghadapi genosida, pembunuhan dengan cara brutal, orang gila, dan kawan-kawannya.
Ini warnings.
Make sure you are 15 years old (Some are 17+) before you read this. I cencored many because... reasons.
I really can't tell you about the man who raped boys, sebelum dia membunuh korban-korbannya. And by I said that 'korban-korban,' it was 33 people. But oh, well.... NOPE. Safety first. Nope. Ah, dan pembunuh lainnya melakukan hal yang sama, dan sifatnya homosexual rape. Korbannya mencapai RATUSAN.
Ada juga yang membunuh karena keinginannya (kupikir dia gila), setelah 'ngelakuin' sambil cekek-cekekan..., lalu organ reproduksinya dipotong. Korbannya cowok. PS : Pelakunya wanita. Ugh. That's nasty things I read. But hey, the motive is well made... karena ini kejadiannya emang nyata. Ahaha, itu tag jangan dibaca. Agak NSFW :v TAPI KALIAN BISA BACA. Silahkan, yang kuat baca kisah pembunuhan asli... But Seriously. Jangan. Jijay. Uhuk.
So, yeah. This is bonus because this web is a little bit NSFW.
Rohie is innocent here. Read at your own risk.
Out.
And it's an awesome web. Di sana, pembunuh terkenal di-list dan tertulis, lengkap dengan sejarah hidup dan teknik pembunuhan yang mereka lakukan. HEI, BUT... THIS PAGE IS CREEPY.
*uhuk*
Kalau kalian cukup tua dan ingin tahu pembunuh yang terkenal, you should check this website out. But be aware. Things can get weird.
Ahem. They are murderers in real world.
So if something is bothering you, PLEASE MIND THAT THIS WAS HAPPENED LONG, LONG AGO.
Favoritku adalah pembunuh ratusan orang dari jepun, seorang wanita membunuh ratusan bayi di rumah sakit dan akhirnya dia digantung. Ya iyalah, salah sendiri mbak. Kisahnya emang agak samar...
Oh, dan juga pembunuh Alice Arden, yang dibakar hidup-hidup pada tahun 1551. Lalu dibuat jadi teater oleh William Shakesphere, dan dimodif sama Geroge Lillo, di tahun 1592. Arden of Favershame. Uh... Deskripsi cara dia mati top banget deh. Mantap.
Something tells me that I need to put my fav murderers. Girls~
The Marquise de Brinvilliers : Membunuh 50 pasien untuk 'eksperimen', lalu membunuh suami dan anaknya. Eh...
Christina Edmunds : Meracuni cokelat dan menjualnya. Isinya racun bernama Sly... sly apa gitu.
WARNINGS :
THINGS CAN GET A LITTLE BIT 'Unsafe'.
Well, murders are pretty, but this one is bad. Yang tercantum adalah pembunuhan terkenal yang sadis, kadang seksual (Love is truly the most strong influence to kill people), dan juga... ahem. Gak enak dibaca.
When you are searching this website, you really, really, harus siap-siap menghadapi genosida, pembunuhan dengan cara brutal, orang gila, dan kawan-kawannya.
Ini warnings.
Make sure you are 15 years old (Some are 17+) before you read this. I cencored many because... reasons.
I really can't tell you about the man who raped boys, sebelum dia membunuh korban-korbannya. And by I said that 'korban-korban,' it was 33 people. But oh, well.... NOPE. Safety first. Nope. Ah, dan pembunuh lainnya melakukan hal yang sama, dan sifatnya homosexual rape. Korbannya mencapai RATUSAN.
Ada juga yang membunuh karena keinginannya (kupikir dia gila), setelah 'ngelakuin' sambil cekek-cekekan..., lalu organ reproduksinya dipotong. Korbannya cowok. PS : Pelakunya wanita. Ugh. That's nasty things I read. But hey, the motive is well made... karena ini kejadiannya emang nyata. Ahaha, itu tag jangan dibaca. Agak NSFW :v TAPI KALIAN BISA BACA. Silahkan, yang kuat baca kisah pembunuhan asli... But Seriously. Jangan. Jijay. Uhuk.
So, yeah. This is bonus because this web is a little bit NSFW.
Rohie is innocent here. Read at your own risk.
Out.
Kamis, 14 Mei 2015
GODDAMMIT, ARUS REVOIR!! [Fanart Fail]
Gua mau pengakuan sebentar.
Pengakuan ini harusnya dibuat di Kreajinatif, but fuck it, let's do this here.
...Tantangan terbesar aku saat membuat fanart FantasTeen Absolute Zero adalah bagian dimana aku terlalu sering gambar sesuatu yang sifatnya 'Moe', sehingga aku tidak sadar menggambar cowok superunyu.
Tidak terkecuali pria berumur yang sudah berkerja di penerbitan di tahun 2089 dan harusnya digambar dengan serius.
SUMPAH. MOE ABIS, SAMPAI AKU ULANG 5 KALI CUMA BUAT GAMBAR WAJAHNYA DOANG.
Ini fail trial pertama :
Failures :
1. Lack of colors (bisa dilihat itu wajah kurang berdimensi)
2. Moe (matanya terlalu besar dan imut buat ukuran cowok)
3. Failed lineart (enuff said)
4. HOW THE F*** TO DRAW CAMERA?!! GODDAMMIT, I NEVER DRAW A CAMERA BEFORE!!
5. Ah, lupakanlah. Aku mau bahas idung tapi ya...
Yang tidak terlihat :
1. Clothes. Gila, polos abis
2. Aku gak tau mau diapain lagi.
3. Yaudah, itu aja.
Terus, aku coba bikin lagi (serius), soalnya aku yang namanya suka sama karakter yang satu ini suka banget. Kalau aja Tom Rowley agak manis dikit dan belum beristri *ohokbhokchokedblahblah* gua udah jatuh cinta juga.
...Aku baru jatuh cinta sama 4 karakter novel (1 cewek 3 cowok, 2 punya Ziggy dan 2-nya lagi dari novel Fauzi) tapi aku enggak pernah segila sama Arus Revoir. Pengakuanku selesai.
Yah, belum selesai sih. Failure kedua, here we go!!
I can't resist to draw him blush after this. And goddammit, I should stop drawing girls.
Manis abis sumpaaaaaahhhh~ AKU MAU GIGIT JADINYA!! *gigit sampe ancur* MALU-MALUIN, KOK GAMBAR COWOK JADINYA CEWEK SIH?!
Ahem.
Then, I started to draw something [spolerific ones], yang menyanngkutpautkan [Spoiler tag] tiga orang yang mati di cerita ini dan cara mereka mati. Jadi, Redas ada lobang di kepala kayak si Ro...rose...itulah. Dan juga, Amanda yang mati ditembak punggungnya pas kabur. Tiga orang. [Spoiler Tag ends] Jadi, Arus Revoir dan ketiga temannya itu berdiri di balkon yang menghadap kota yang mulai moderen di tahun 2089, Arus ngelihat langit dan tiga temannya itu, dengan epic ngelihat ke arahnya, antara tertawa dan sedih gituuuu~
Aku berhenti pas ngeliat hasil warna aku di wajah Arus karena proporsinya off...
*anger*
Maaf terlalu banyak curcol dan janji. Aku kurang berbakat emang.
Nih, ambil gambar potrait Arus Revoir yang gagal karena matanya kegedean kayak Disney Princess
Gua mau latihan gambar cowok lagi. Biar gak Bishounen.
Rohie Out.
Pengakuan ini harusnya dibuat di Kreajinatif, but fuck it, let's do this here.
...Tantangan terbesar aku saat membuat fanart FantasTeen Absolute Zero adalah bagian dimana aku terlalu sering gambar sesuatu yang sifatnya 'Moe', sehingga aku tidak sadar menggambar cowok superunyu.
Tidak terkecuali pria berumur yang sudah berkerja di penerbitan di tahun 2089 dan harusnya digambar dengan serius.
SUMPAH. MOE ABIS, SAMPAI AKU ULANG 5 KALI CUMA BUAT GAMBAR WAJAHNYA DOANG.
Ini fail trial pertama :
Failures :
1. Lack of colors (bisa dilihat itu wajah kurang berdimensi)
2. Moe (matanya terlalu besar dan imut buat ukuran cowok)
3. Failed lineart (enuff said)
4. HOW THE F*** TO DRAW CAMERA?!! GODDAMMIT, I NEVER DRAW A CAMERA BEFORE!!
5. Ah, lupakanlah. Aku mau bahas idung tapi ya...
Yang tidak terlihat :
1. Clothes. Gila, polos abis
2. Aku gak tau mau diapain lagi.
3. Yaudah, itu aja.
Terus, aku coba bikin lagi (serius), soalnya aku yang namanya suka sama karakter yang satu ini suka banget. Kalau aja Tom Rowley agak manis dikit dan belum beristri *ohokbhokchokedblahblah* gua udah jatuh cinta juga.
...Aku baru jatuh cinta sama 4 karakter novel (1 cewek 3 cowok, 2 punya Ziggy dan 2-nya lagi dari novel Fauzi) tapi aku enggak pernah segila sama Arus Revoir. Pengakuanku selesai.
Yah, belum selesai sih. Failure kedua, here we go!!
![]() |
| Ah, stroberi. Ini cewek ato cowok sih? |
I can't resist to draw him blush after this. And goddammit, I should stop drawing girls.
Manis abis sumpaaaaaahhhh~ AKU MAU GIGIT JADINYA!! *gigit sampe ancur* MALU-MALUIN, KOK GAMBAR COWOK JADINYA CEWEK SIH?!
Ahem.
Then, I started to draw something [spolerific ones], yang menyanngkutpautkan [Spoiler tag] tiga orang yang mati di cerita ini dan cara mereka mati. Jadi, Redas ada lobang di kepala kayak si Ro...rose...itulah. Dan juga, Amanda yang mati ditembak punggungnya pas kabur. Tiga orang. [Spoiler Tag ends] Jadi, Arus Revoir dan ketiga temannya itu berdiri di balkon yang menghadap kota yang mulai moderen di tahun 2089, Arus ngelihat langit dan tiga temannya itu, dengan epic ngelihat ke arahnya, antara tertawa dan sedih gituuuu~
Aku berhenti pas ngeliat hasil warna aku di wajah Arus karena proporsinya off...
![]() |
| ...DAN MASIH KELIATAN CEWEK *tablefliping moment* |
*anger*
Maaf terlalu banyak curcol dan janji. Aku kurang berbakat emang.
Nih, ambil gambar potrait Arus Revoir yang gagal karena matanya kegedean kayak Disney Princess
![]() |
| And he (or she) pretty as hell |
Rohie Out.
[Reference] Variasi Phobia dan Ketakutan Untuk Karaktermu!
Because brave characters are too mainstream, you can add some spice and make them perfect.
Rasa takut, selain menjadi bahan karakterisasi yang bagus, bisa menjadi penambah konflik, penambah rasa karakter, juga membuatnya semakin menarik! Tidak tahu rasa takut pada apa yang bisa kalian tambahkan? Jangan khawatir, Rohaluss disini akan memberi kalian ide!
Eh, harusnya ini di TI, ya?
Biarlah.
1. DIABAIKAN / DITINGGAL
Rasa takut akan diabaikan atau ditinggal akan membuat karaktermu berusaha sekuat tenaga untuk mendapat perhatian besar. Juga, rasa takut akan diabaikan bisa membuat karaktermu lebih rentan terhadap rasa kesepian, iri, dan juga rasa stress.
2. AMNESIA
Orang-orang yang takut akan kehilangan ingatannya adalah orang yang merasa ia adalah orang paling bahagia di dunia. Atau sebaliknya, ingatannya yang indah sangat berharga baginya karena ia sedih. Bagaimana orang yang phobia amnesia akan bertingkah?
3. JADI ORTU
Aw, but my character is going to marry someone! So what. Yang penting sekarang ada konfliknya!
4. JADI JAHAT
Phobia jadi orang jahat lebih menyeramkan daripada phobia orang jahat. Coba pikirkan sifat negatif yang didapatkan orang saat ia takut dirinya akan menjadi orang yang kejam.
5. SENDIRIAN
Because fear of jones is being popular lately.
6. PETIR
Karena petir membunuh.
7. KESETRUM
Karena kesetrum bisa berbahaya, bahkan menganggap listrik itu amat sangat berbahaya, dan segalanya dianggap berbahayaaaaaa.....
8. DISENTUH
Gwaaaaah!! JANGAN MENDEKAT!! JANGAN SENTUH AKU!!!
9. TAKUT DITATAP
And I've been suffering this for 4 years. How weird is that? Kadang aku masih berpikir bahwa orang-orang yang menatapku ingin membunuhku. Yah, paronia tingkat luar bi(n)asa. Sekarang sih udah enggak. Syukurlah.
10. TAKUT TIDAK MEMILIKI TEMAN
...
Tambahkan phobia kalian di bawah kalau kalian nyuri...eh, ngambil dari sini, biar yang lain bisa terinspirasi juga!
Rohie out.
Rasa takut, selain menjadi bahan karakterisasi yang bagus, bisa menjadi penambah konflik, penambah rasa karakter, juga membuatnya semakin menarik! Tidak tahu rasa takut pada apa yang bisa kalian tambahkan? Jangan khawatir, Rohaluss disini akan memberi kalian ide!
Eh, harusnya ini di TI, ya?
Biarlah.
1. DIABAIKAN / DITINGGAL
Rasa takut akan diabaikan atau ditinggal akan membuat karaktermu berusaha sekuat tenaga untuk mendapat perhatian besar. Juga, rasa takut akan diabaikan bisa membuat karaktermu lebih rentan terhadap rasa kesepian, iri, dan juga rasa stress.
2. AMNESIA
Orang-orang yang takut akan kehilangan ingatannya adalah orang yang merasa ia adalah orang paling bahagia di dunia. Atau sebaliknya, ingatannya yang indah sangat berharga baginya karena ia sedih. Bagaimana orang yang phobia amnesia akan bertingkah?
3. JADI ORTU
Aw, but my character is going to marry someone! So what. Yang penting sekarang ada konfliknya!
4. JADI JAHAT
Phobia jadi orang jahat lebih menyeramkan daripada phobia orang jahat. Coba pikirkan sifat negatif yang didapatkan orang saat ia takut dirinya akan menjadi orang yang kejam.
5. SENDIRIAN
Because fear of jones is being popular lately.
6. PETIR
Karena petir membunuh.
7. KESETRUM
Karena kesetrum bisa berbahaya, bahkan menganggap listrik itu amat sangat berbahaya, dan segalanya dianggap berbahayaaaaaa.....
8. DISENTUH
Gwaaaaah!! JANGAN MENDEKAT!! JANGAN SENTUH AKU!!!
9. TAKUT DITATAP
And I've been suffering this for 4 years. How weird is that? Kadang aku masih berpikir bahwa orang-orang yang menatapku ingin membunuhku. Yah, paronia tingkat luar bi(n)asa. Sekarang sih udah enggak. Syukurlah.
10. TAKUT TIDAK MEMILIKI TEMAN
...
Tambahkan phobia kalian di bawah kalau kalian nyuri...eh, ngambil dari sini, biar yang lain bisa terinspirasi juga!
Rohie out.
Jumat, 01 Mei 2015
Curcol Seputar First Reader
Gak ada angin, gak ada ujan, eh tiba-tiba perkejaanku berkurang satu.
Tiba-tiba saja, Wheza bilang kalau dia nemu First Reader.
Entah mau gimana bilangnya. Rasanya agak... gimana gitu. Antara seneng dia bisa nemu Reader yang enggak terlalu kritis kayak Iruhan, juga sedih enggak bisa ngasih masukan lagi sebelum novel dia terbit.
Bagus, sih, aku turut senang dia menemukan First Reader yang bukan Iruhan. *cough* Maaf Iru-kun. Aku jujur. *cough* Iru udah selevel boncabe level neraka. Kritik pedesnya cukup untuk mem-bombardir satu fandom. Cukup untuk membuat buku rating biasa di FantasTeen jeblok. Percayalah, novelku pernah gak maju sebulan karena dia, saking parahnya critical comment dari dia.
Sebagai pembaca yang mengamati perkembangan penulis, Wheza adalah salah satu yang paling aku perhatikan. (Posisi pertama di atas Tessia dan Akbar) Cara menulisnya masih menggunakan imajinasi, jadi kalau dia diberi FR yang sama denganku, yang punya masalah 'rasa takut', dia malah akan terkekang.
*tepok pundak Wheza* Aku ngerti kok. Tenang aja. Keputusanmu sudah tepat.
...dan buat Iru! *gampar pundak* *pukul wajah* YOU KNOW YOUR PROBLEM, SON.
***
Ahem. Lalu, ada lagi, aku. Support yang kubutuhkan saat menulis berbeda jauh dengan kedua Writing-Pals ini.
Wheza, seperti yang ku-mention di atas, membutuhkan freedom menulis dan menggila dengan dunianya...
Sementara itu, Iruhan...yang butuh perencanaan matang, dan support dari Tropes dan kawan-kawannya untuk membuatnya waras, juga dosis dari Rant buku FantasTeen, plus FikFanIndo, plus- *slaps*
Aku adalah penderita rasa takut berlebih. Meskipun mulutku terus berkata, "Ah, cuma ditolak dua kali". Namun tetap saja, setiap kali aku mencoba menulis lagi, aku merasa takut hal sama akan terulang. Ada istilah "Kamu tidak bisa membohongi dirimu sendiri", dan itu memang benar. Berkali-kali aku bilang, 'tidak apa-apa', namun tanganku dan kepalaku sadar bahwa aku sedang berbohong.
Jujur, aku bahkan pernah berkata "Aku berhenti. Aku tidak bisa."
Tambahannya, sih, emang terlalu positif, "Baik, mungkin aku tidak bisa. Tapi aku tahu aku pernah menulis. Aku tahu hal yang membuatku gagal dan apa yang penulis lain harus perbaiki. Aku akan melanjutkan Tulisan Imajinasi. Toh, kalau aku bukan penulis, tidak berbakat, aku akan membantu penulis masa depan begitu."
Sampai aku bertemu dengan penulis yang iseng komentar di blog super-gaje ini.
Dia orang pertama yang membuatku mulai menulis lagi. Orang pertama yang membuatku mulai menulis kembali, orang yang membuatku semangat menulis kembali, dan akhirnya, saat naskahku selesai, muncul masalah baru.
Aku betul-betul takut ditolak. Lagi.
Aku berani sumpah aku cuma nulis 3 sampai 5 chapter setelah selesainya novelku. Ada 13 cerita yang tak terselesaikan. Ada kisah yang absurd abis (Java Underground, contohnya, berpetualang dengan Sangkuriang dan Nyi Roro Kidul. Astaga) sampai yang epic (Illeriane Stories), juga yang worldbuilding-nya terencana (Stole Your Friends, judulnya astaga abis). Tapi aku enggak berani.
Then, there is him.
Seorang teman dengan pengetahuan menulis yang luar biasa, yang berhasil mengoreksi kesalahanku, dan membuatku lebih percaya diri mengirim naskah. Dia memberiku banyak masukan, cara dan teknik dalam menciptakan intrinsik cerita yang kompleks, dan juga, yang terpenting, mengurangi rasa takutku.
***
Kalian tidak butuh semua bantuan yang ada.
Kadang, First Reader yang kamu dapatkan hanya akan menyeretmu, menahanmu untuk menulis lebih lanjut.
So, yep. Dah. Sampai nanti kawan. Curcol? BIARIN. YANG PENTING MINTZZZZ.
Tiba-tiba saja, Wheza bilang kalau dia nemu First Reader.
Entah mau gimana bilangnya. Rasanya agak... gimana gitu. Antara seneng dia bisa nemu Reader yang enggak terlalu kritis kayak Iruhan, juga sedih enggak bisa ngasih masukan lagi sebelum novel dia terbit.
Bagus, sih, aku turut senang dia menemukan First Reader yang bukan Iruhan. *cough* Maaf Iru-kun. Aku jujur. *cough* Iru udah selevel boncabe level neraka. Kritik pedesnya cukup untuk mem-bombardir satu fandom. Cukup untuk membuat buku rating biasa di FantasTeen jeblok. Percayalah, novelku pernah gak maju sebulan karena dia, saking parahnya critical comment dari dia.
Sebagai pembaca yang mengamati perkembangan penulis, Wheza adalah salah satu yang paling aku perhatikan. (Posisi pertama di atas Tessia dan Akbar) Cara menulisnya masih menggunakan imajinasi, jadi kalau dia diberi FR yang sama denganku, yang punya masalah 'rasa takut', dia malah akan terkekang.
*tepok pundak Wheza* Aku ngerti kok. Tenang aja. Keputusanmu sudah tepat.
...dan buat Iru! *gampar pundak* *pukul wajah* YOU KNOW YOUR PROBLEM, SON.
***
Ahem. Lalu, ada lagi, aku. Support yang kubutuhkan saat menulis berbeda jauh dengan kedua Writing-Pals ini.
Wheza, seperti yang ku-mention di atas, membutuhkan freedom menulis dan menggila dengan dunianya...
Sementara itu, Iruhan...yang butuh perencanaan matang, dan support dari Tropes dan kawan-kawannya untuk membuatnya waras, juga dosis dari Rant buku FantasTeen, plus FikFanIndo, plus- *slaps*
Aku adalah penderita rasa takut berlebih. Meskipun mulutku terus berkata, "Ah, cuma ditolak dua kali". Namun tetap saja, setiap kali aku mencoba menulis lagi, aku merasa takut hal sama akan terulang. Ada istilah "Kamu tidak bisa membohongi dirimu sendiri", dan itu memang benar. Berkali-kali aku bilang, 'tidak apa-apa', namun tanganku dan kepalaku sadar bahwa aku sedang berbohong.
Jujur, aku bahkan pernah berkata "Aku berhenti. Aku tidak bisa."
Tambahannya, sih, emang terlalu positif, "Baik, mungkin aku tidak bisa. Tapi aku tahu aku pernah menulis. Aku tahu hal yang membuatku gagal dan apa yang penulis lain harus perbaiki. Aku akan melanjutkan Tulisan Imajinasi. Toh, kalau aku bukan penulis, tidak berbakat, aku akan membantu penulis masa depan begitu."
Sampai aku bertemu dengan penulis yang iseng komentar di blog super-gaje ini.
Dia orang pertama yang membuatku mulai menulis lagi. Orang pertama yang membuatku mulai menulis kembali, orang yang membuatku semangat menulis kembali, dan akhirnya, saat naskahku selesai, muncul masalah baru.
Aku betul-betul takut ditolak. Lagi.
Aku berani sumpah aku cuma nulis 3 sampai 5 chapter setelah selesainya novelku. Ada 13 cerita yang tak terselesaikan. Ada kisah yang absurd abis (Java Underground, contohnya, berpetualang dengan Sangkuriang dan Nyi Roro Kidul. Astaga) sampai yang epic (Illeriane Stories), juga yang worldbuilding-nya terencana (Stole Your Friends, judulnya astaga abis). Tapi aku enggak berani.
Then, there is him.
Seorang teman dengan pengetahuan menulis yang luar biasa, yang berhasil mengoreksi kesalahanku, dan membuatku lebih percaya diri mengirim naskah. Dia memberiku banyak masukan, cara dan teknik dalam menciptakan intrinsik cerita yang kompleks, dan juga, yang terpenting, mengurangi rasa takutku.
***
Kalian tidak butuh semua bantuan yang ada.
Kadang, First Reader yang kamu dapatkan hanya akan menyeretmu, menahanmu untuk menulis lebih lanjut.
So, yep. Dah. Sampai nanti kawan. Curcol? BIARIN. YANG PENTING MINTZZZZ.
Langganan:
Postingan (Atom)






